Notification

×

Iklan

Iklan

Tak Terima Dituduh Maling,Dwi Kurniawan Driver Ozol Korban Pengeroyokan Lapor Ke Polisi

Rabu, 01 November 2023 | November 01, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-11-01T16:35:37Z


 PEKANBARU -ISUETERKININEWS.COM,

Seorang Pria di Pekanbaru yang bernama Dwi Kurniawan yang berprofesi sebagai Driver Ojol  mendatangi Polsek Bukitraya mengaku menjadi korban pengeroyokan oleh beberapa warga pada Selasa 24 /10/23 di Jalan Inpres gang Gundaling kelurahan Perhentian Marpoyan, kecamatan Bukitraya berkisar pukul 01.00 WIB..


Dijelaskannya, kepada media ini berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) dengan No Laporan Polisi LP/510/X/2023/Riau/Polresta PKU /SEK BUKIT RAYA tanggal 26 Oktober 2023 pukul 01.00 WIB bertempat di Polsek Bukitraya atas dugaan tindak pidana UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang pasal 351 KUHP.l, Jelasnya.


Lanjutnya menyampaikan, Malam itu saya mengantar orderan ojek online tepatnya di jln Inpres saat mau parkir di jln komplek pas didepan rumah customer/sipemukul motor saya tumbang  dan saya tidak memeriksa barang yang jatuh dan saya memberikan saja pesanan nya kepada costumer kebetulan yang menerimanya istri dari sipelaku.


Setelah itu saya pulang mandi dan ganti baju langsung mencaskan hp, kemudian saya mau menggunakan meteran tersebut dan saya cari-cari ditas dan dimotor tidak ada.kemudian saya berinisiatif untuk mencari meteran itu karna kan tadi motor saya jatuh di jln Impres tersebut saya telusuri lah jalan saya tempat mengantarkan orderan yang tadi, karna jarak dari tempat motor saya yang tumbang/jatuh  tidak jauh dari rumah saya yang di perkirakan hanya 2 KM.


Langsung saya pun berangkat tidak memakai atribut ojek online dan tidak membawa hp serta indentitas lainya,setelah sampai di depan rumah costumer atau pas tempat motor saya jatuh tadi saya cari-cari disekelilingnya, Karena firasat saya pasti tidak jauh dari sini.dan keluar lah costumer /sipemukul dengan membawa parang dan langsung menyerang saya dengan parang nya untung saja bisa saya tangkap parang nya.


Kemudian tidak puas dia pun mau menonjok saya dan saya tahan.setelah itu saya jelas kan dan ingin ngobrol baik" kepada dia bahwasanya saya ke sini ingin mencari meteran saya yang terjatuh di sini seingat saya.dengan lantang nya si pemukul bicara diam kau jangan macam" kau ku bantai kau di sini kemudian dia teriak, keluar lah tetangga nya dan tetangga nya juga ikut memukul kepala saya dengan selang air dengan keras nya.


Berulang kali saya jelaskan bahwasanya saya gojek yang antar orderan tadi costumer berkata saya tidak ada urusan.kemudian saya ajak ke pos kebetulan pos dekat rumah RW.tujuan saya agar dapat pertolongan agar tidak di amuk masa.malah saya didepan RW di pukulin dan RW tersebut diam dan menghisap rokok dengan santai nya setiap kali saya di beri pertanyaan dari warga di situ saya tidak bisa menjawab karena bingung selalu kena pukulan.


Dan lagi" RW tersebut hanya bisa diam saja.niat hati agar dapat perlindungan malah tidak ada perlindungan malah saya berkali-kali  kena pukulan dari warga situ,ujarnya dengan sedih.


Ditempat terpisah Ketua DPD LLMB (Lembaga Laskar Melayu Bersatu) kota Pekanbaru Datuk Panglimo Tongah Muhamad Uzer menanggapi perihal pengeroyokan yang dilakukan warga tersebut ,Dia amat menyayangkan atas tindakan yang dilakukan warga dengan main hakim sendiri,kita negara hukum harus patuh dan taat pada hukum ,jangan main hakim sendiri apalagi sembarang tuduh tanpa ada bukti.


" Dalam hal ini saya berharap kepada pihak Polsek Bukitraya untuk segera menindaklanjuti laporan korban pengeroyokan dan menangkap para pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya.pintanya kepada media ini.


Sampai berita ini diterbitkan pihak terkait lainya belum dapat dihubungi (red)

×
Berita Terbaru Update