Notification

×

Iklan

Iklan

PJ Walikota Muflihun Bilang Waktu 2 Tahun Belum Cukup Atasi Banjir, Ketua KNPI Riau Bilang ini

Rabu, 17 April 2024 | April 17, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-04-17T07:42:26Z



PEKANBARU-- ISUETERKININEWS.COM,Permasalahan Banjir di Kota Pekanbaru tak kunjung menemui titik terang.

Ibukota Provinsi Riau itu seakan tak punya Pemimpin.

Hampir diseluruh ruas jalan Protokol yang ada di Kota Pekanbaru Tergenang Air, Banjirpun tak terelakkan.

Kendati intensitas Hujan hanya sebentar saja, Kota Pekanbaru terbukti masih di hantui dengan permasalahan yang dimaksud.

Dimintai Komentarnya, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tingkat I, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau katakan, bahwa  Permasalahan itu tergantung dari Keseriusan atas Kinerja Kepala Daerah, dalam hal ini Penjabat (PJ) Walikota Pekanbaru.


"Kalau benar-benar serius! Waktu 2 tahun itu adalah kesempatan emas untuk melakukan Penataan. Drainase yang bermasalah diperbaiki, sehingga curah hujan setinggi apapun pasti tidak menggenangi permukaan. Coba kita bayangkan! Ruas Jalan Protokol, di tengah Kota saja bisa Banjir, ini Kota seperti tanpa tuan. Kepemimpinan 2 tahun PJ Walikota Pekanbaru terbukti Gagal dan Menyedihkan" ungkap Larshen Yunus.


Ketua DPD KNPI Provinsi Riau itu tegaskan, bahwa peran Kepala Daerah sangat penting dan strategis, tapi kalau justru dipimpin sama orang yang Tanpa Ilmu alias hanya sekedar Pencitraan, maka hanya Wallahuallam Bissawab yang bisa kami sampaikan" ujarnya. 


Lanjutnya lagi, bahwa selama 2 tahun menjabat, DPD KNPI Provinsi Riau hanya mampu memberikan Catatan Merah bagi Kepemimpinan PJ Muflihun alias Uun.


"Coba kita bayangkan saja! hal-hal yang tampak kasat mata saja sulit diperbaikinya. Apalagi kalau urusan yang lainnya. Triliunan Rupiah APBD Kota Pekanbaru, belum lagi dari sumber-sumber Anggaran lainnya, baik itu Retribusi, Bankeu dari Pemprov maupun dari DAU, prinsipnya anggaran ada, tapi Pelaksanaan minim!" tutur Larshen Yunus.


Bertempat di Ruang Tunggu Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riau, Rabu (17/4/2024) Ketua Larshen Yunus tegaskan, bahwa 2 tahun Kepemimpinan Muflihun sebagai PJ Walikota Pekanbaru benar-benar minim Prestasi alias Gatot (Gagal Total). Pemko tak mampu membereskan masalah Banjir di Kota Pekanbaru ini.


"Hallo Muflihun alias Uun! sudahilah ini. Cukup Sandiwaramu. Kalau tak mampu angkat bendera putih saja. 2 tahun kau menjabat, apa yang ada? hanya show jalan-jalan saja. Silaturahmi ke kantor Camat dan Kantor Lurah. Pencitraan yang kau kedepankan. Kemana Dana Pemeliharaan Jalan itu??? Puluhan bahkan Ratusan Milyar Rupiah pertahunnya. Jangan bermain-main dengan nasib seseorang. Ini hak kami! Hak masyarakat untuk merasakan Jalan yang bagus, Penerangan Lampu Jalan yang baik dan sebagainya. Bertobatlah kau Uun" tegas Ketua KNPI Riau Larshen Yunus, seraya meneteskan air matanya. (*)

×
Berita Terbaru Update