Notification

×

Iklan

Iklan

Daop 6 Yogyakarta Gandeng BNNP DIY Perkuat Pencegahan Narkoba di Lingkungan Kerja

Jumat, 27 Februari 2026 | Februari 27, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-27T16:15:57Z



 

Yogyakarta, ISUETERKININEWS.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari penyalahgunaan narkotika. Hal itu ditandai dengan audiensi bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (BNNP DIY) di Kantor KAI Daop 6 Yogyakarta, Rabu (25/2/2026).


Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh EVP Daop 6 Yogyakarta, Bambang Respationo dan Kepala BNNP DIY, Sulistyo Pudjo Hartono. Audiensi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN), khususnya di lingkungan pekerja perkeretaapian.


Bambang menegaskan, sebagai perusahaan transportasi publik dengan mobilitas tinggi, KAI memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh pekerja, terutama petugas operasional dan frontliner, terbebas dari penyalahgunaan narkotika.


“Sebagai perusahaan transportasi publik dengan mobilitas tinggi, KAI memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh insan perusahaan, khususnya pekerja dan frontliner, terbebas dari penyalahgunaan narkotika. Sinergi dengan BNNP DIY ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat upaya pencegahan dan pengawasan secara berkelanjutan,” ujarnya.


Ia menambahkan, lingkungan kerja yang sehat dan bebas narkoba merupakan fondasi penting dalam mendukung keselamatan perjalanan kereta api sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi publik, jelasnya.


Sementara itu, Sulistyo Pudjo Hartono menyampaikan apresiasi atas komitmen Daop 6 Yogyakarta dalam mendukung program P4GN. Menurutnya, posisi KAI sebagai moda transportasi massal di wilayah DIY dan sekitarnya sangat strategis sehingga perlu didukung sistem pengawasan yang kuat.


“Posisi KAI sangat strategis sebagai moda transportasi massal. Kolaborasi ini penting untuk meminimalisir potensi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, khususnya di lingkungan kerja yang memiliki tanggung jawab besar terhadap keselamatan publik,” katanya.


Dalam audiensi tersebut, kedua pihak juga membahas penguatan edukasi dan sosialisasi kepada pekerja dan frontliner, pentingnya ketahanan keluarga sebagai benteng utama pencegahan narkoba, hingga dukungan terhadap program rehabilitasi serta kebijakan internal perusahaan yang selaras dengan program P4GN.


Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih menuturkan, langkah preventif menjadi kunci dalam menjaga integritas dan profesionalisme insan KAI.


“Keselamatan dan pelayanan prima kepada pelanggan tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang sehat dan berintegritas. Melalui kolaborasi ini, kami berharap tercipta sistem pencegahan yang semakin kuat sehingga lingkungan kerja Daop 6 tetap aman, nyaman, dan bebas dari narkoba,” jelasnya.


Ia berharap kolaborasi ini tidak berhenti pada pertemuan formal semata, melainkan berlanjut melalui program-program nyata yang menyentuh seluruh lapisan pekerja.


“Komitmen ini akan terus kami jaga sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam memberikan layanan transportasi yang selamat, aman, dan terpercaya,” pungkasnya. (Fqh).

×
Berita Terbaru Update