Sleman, ISUETERKININEWS.COM – Semangat gotong royong dan kepedulian sosial kembali terasa di Kalurahan Condongcatur melalui kegiatan donor darah triwulanan yang digelar Pemerintah Kalurahan Condongcatur berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kapanewon Depok dan PMI Kabupaten Sleman. Kegiatan kemanusiaan tersebut berlangsung di Ruang Wacana Loka Kalurahan Condongcatur, Selasa (3/2/2026).
Donor darah ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali dan terintegrasi dengan Program Semanis Madu (Selasa Melayani Semua, Mudah dan Terpadu). Melalui program tersebut, masyarakat tidak hanya diajak berpartisipasi dalam aksi donor darah, tetapi juga dapat mengakses beragam layanan publik dalam satu waktu dan satu lokasi.
Sejumlah layanan publik yang tersedia dalam Program Semanis Madu antara lain pelayanan perpanjangan SIM, pembayaran pajak kendaraan bermotor (STNK), layanan perbankan, layanan Badan Narkotika Nasional (BNN), konsultasi hukum gratis, pemeriksaan kesehatan gratis, pemeriksaan mata gratis oleh optik, hingga layanan servis sepeda motor dengan biaya terjangkau.
Ketua PMI Kapanewon Depok, Sussi Listyaningsih, SE, menjelaskan bahwa kegiatan donor darah di Kalurahan Condongcatur merupakan bagian dari upaya bersama dalam mendukung Program Pelayanan Darah Sleman Gratis (Lada Manis) yang digagas Pemerintah Kabupaten Sleman bersama PMI Sleman.
“Kegiatan donor darah ini menjadi wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam mendukung ketersediaan darah bagi masyarakat. Pelaksanaannya didukung penuh oleh Pemerintah Kapanewon Depok, Pemerintah Kalurahan Condongcatur, serta Puskesmas Depok 1, 2, dan 3,” jelasnya.
Ia menambahkan, untuk memenuhi target kebutuhan darah, PMI Kapanewon Depok juga melibatkan berbagai instansi melalui pengiriman surat permohonan partisipasi donor darah kepada Polda DIY, Polsek Depok Barat, Polsek Depok Timur, Polsek Bulaksumur, Lanud Adisutjipto, Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta, Koramil 11 Depok, hingga Yonif 403.
“Sinergi ini sangat penting agar target perolehan darah segar dapat tercapai dan mampu menopang keberlanjutan Program Lada Manis Sleman,” katanya.
Pada kegiatan donor darah Triwulan I Tahun 2026 ini, PMI Kapanewon Depok mencatat partisipasi sebanyak 71 orang. Setelah melalui proses pemeriksaan dan skrining kesehatan, sebanyak 54 kantong darah berhasil dikumpulkan, sementara 17 orang dinyatakan tidak lolos karena berbagai faktor medis.
“Peserta yang tidak lolos skrining umumnya disebabkan oleh tekanan darah tinggi, sedang mengonsumsi obat-obatan, serta kadar hemoglobin yang terlalu tinggi maupun rendah. Yang cukup menarik, sekitar 40 pendonor berasal dari unsur TNI dan Polri. Sementara Yonif 403 kali ini belum dapat berpartisipasi karena personel sedang menjalankan tugas di Papua,” paparnya.
Sementara itu, Wasana, SH, selaku Koordinator Program Semanis Madu Kalurahan Condongcatur, mengungkapkan bahwa pemerintah kalurahan juga menyiapkan apresiasi bagi para pendonor yang berhasil mendonorkan darahnya.
“Pendonor yang lolos dan berhasil mendonorkan darahnya berkesempatan mengikuti undian door prize yang disediakan Pemerintah Kalurahan Condongcatur melalui dukungan para mitra dan sponsor,” kata Koordinator Program Semanis Madu Kalurahan Condongcatur, Wasana, S.H., dalam keterangan tertulis yang diterima isueterkininews.com, Selasa (3/2/2026).
Ia menyebutkan, door prize tersebut berasal dari berbagai pihak seperti Bank Sleman, Bank BPD DIY, Honda, BNN Sleman, serta mitra lainnya, dengan hadiah berupa payung, mug, jaket, hingga peralatan rumah tangga.
Wasana menambahkan, donor darah triwulanan ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Untuk kegiatan berikutnya, donor darah Triwulan II Tahun 2026 direncanakan akan kembali digelar pada bulan Mei mendatang di lokasi yang sama.
“Kami memilih Ruang Wacana Loka karena tempatnya representatif, nyaman, dan dilengkapi fasilitas AC. Selain itu, sebelum donor juga disediakan konsumsi ringan seperti arem-arem ayam, tahu bakso, air mineral, serta teh hangat. Hal ini menjadi bentuk pelayanan agar para pendonor merasa nyaman,” jelasnya.
Sebagai informasi, Program Pelayanan Darah Sleman Gratis (Lada Manis) merupakan program Pemerintah Kabupaten Sleman bersama PMI Sleman yang memberikan layanan produk darah gratis bagi warga ber-KTP Sleman yang membutuhkan transfusi darah. Program ini menanggung Biaya Pengganti Pengolahan Darah (BPPD) yang bersumber dari APBD Kabupaten Sleman tanpa batasan kuota.
Besaran biaya pengganti pengolahan darah mencapai Rp490.000 per kantong untuk darah biasa, meliputi WB, TRC, TC, dan FFP. Biaya tersebut mencakup proses pengolahan darah, pemeriksaan penyakit menular, serta penyimpanan darah guna menjamin keamanan dan kualitas darah yang disalurkan kepada pasien.
Melalui kegiatan donor darah triwulanan ini, Kalurahan Condongcatur berharap dapat terus menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pelayanan kesehatan dan aksi kemanusiaan di Kabupaten Sleman. (Fqh).


