Kulon Progo, ISUETERKININEWS.COM — Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) resmi mengakhiri operasional Posko Siaga Angkutan Udara Idul Fitri 1447 Hijriah yang berlangsung selama 18 hari, sejak 13 hingga 30 Maret 2026. Secara umum, pelaksanaan posko berjalan lancar, aman, dan terkendali.
General Manager Bandara Internasional Yogyakarta, Ruly Artha, menyebut kelancaran operasional selama periode angkutan Lebaran ini tidak lepas dari peran serta dan koordinasi seluruh pihak yang terlibat.
“Ini merupakan hasil dari koordinasi dan komunikasi yang baik, serta kerja sama seluruh instansi dalam mendukung kelancaran operasional penerbangan selama masa Lebaran,” ujar Ruly saat diwawancarai awak media, Senin (30/3/2026).
Sepanjang periode posko, YIA mencatat telah melayani 251.901 penumpang dengan total 1.638 pergerakan pesawat. Untuk mendukung tingginya mobilitas, bandara juga mengoperasikan 200 penerbangan tambahan (extra flight). Sementara itu, total angkutan kargo mencapai 601,48 ton.
Adapun puncak arus mudik terjadi pada 15 Maret 2026 dengan jumlah penumpang sebanyak 16.407 orang dan 102 pergerakan pesawat, serta volume kargo sebesar 38 ton. Sedangkan puncak arus balik berlangsung pada 29 Maret 2026, dengan 17.328 penumpang, 108 pergerakan pesawat, dan 40,5 ton kargo.
Dari sisi kinerja, tingkat keterisian penumpang (load factor) tercatat sebesar 83 persen, dengan utilisasi slot penerbangan mencapai 86 persen. Selama masa angkutan Lebaran, YIA juga melayani 47 rute penerbangan, baik domestik maupun internasional.
Manajemen bandara memastikan akan terus meningkatkan kualitas layanan kepada pengguna jasa, termasuk dalam hal kenyamanan dan keamanan perjalanan.
“Kami berkomitmen untuk terus menjaga standar pelayanan dan meningkatkan pengalaman pengguna jasa agar penerbangan tetap aman, nyaman, dan selamat,” katanya.
Selain itu, pihak bandara turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh instansi dan stakeholder yang telah berkontribusi dalam menjaga kelancaran operasional selama periode Lebaran.
Ke depan, keberhasilan pelaksanaan posko ini diharapkan dapat menjadi pijakan untuk memperkuat kolaborasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan di Bandara Internasional Yogyakarta. (Fqh).

