Notification

×

Iklan

Iklan

Pemkot Yogyakarta Gelar Syawalan 1447 H Bersama Pemda DIY

Rabu, 01 April 2026 | April 01, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-31T17:14:59Z




Yogyakarta, ISUETERKININEWS.COM — Pemerintah Kota Yogyakarta menggelar Syawalan 1447 Hijriah bersama Pemerintah Daerah DIY di Graha Pandawa Balai Kota Yogyakarta, Selasa (31/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum halal bihalal antara jajaran pemerintah daerah sekaligus memperkuat koordinasi dalam pelayanan kepada masyarakat.


Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo bersama Wakil Wali Kota Wawan Harmawan dan jajaran Pemkot Yogyakarta menerima kehadiran Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X serta Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X beserta jajaran Pemda DIY.


Dalam sambutannya, Sri Sultan Hamengku Buwono X menekankan pentingnya membangun kerja sama yang baik di lingkungan pemerintahan, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia menyebut aparatur sipil negara tidak hanya berperan sebagai pegawai administrasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam membangun peradaban melalui sikap, perilaku, dan pengabdian kepada masyarakat.


“Pegawai negeri itu tidak sekadar pegawai kantoran, tetapi juga pegawai yang berangkat membangun peradaban. Peradaban itu juga berisi keutamaan perilaku manusia, bahkan dapat ikut mendidik masyarakat,” kata Sultan.


Pada kesempatan yang sama, Hasto Wardoyo menyampaikan ucapan selamat Idulfitri 1447 Hijriah kepada Gubernur dan Wakil Gubernur DIY serta seluruh jajaran yang hadir. Ia juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin mewakili pemerintah dan masyarakat Kota Yogyakarta.


“Kami mewakili serta segenap warga masyarakat Kota Jogja menghaturkan Selamat Idulfitri 1447 Hijriyah, Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin ke hadapan Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur,” ungkap Hasto.


Hasto menuturkan momentum Ramadan menjadi waktu untuk mengasah dan mengasuh jiwa melalui ibadah puasa selama satu bulan. Melalui kegiatan halal bihalal ini diharapkan setiap insan dapat kembali pada jati diri yang suci sekaligus menyempurnakan amal ibadah.


Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Yogyakarta juga menegaskan komitmennya untuk terus mewujudkan kota yang sejahtera, adil, makmur, dan berkeadaban melalui berbagai program pembangunan. Program tersebut meliputi pembangunan sumber daya manusia, peningkatan kesejahteraan masyarakat, menjaga kebersihan lingkungan, hingga penanganan persoalan sampah di Kota Yogyakarta.


Selain itu, Hasto juga memaparkan sejumlah indikator pembangunan Kota Yogyakarta pada awal tahun 2026. Di antaranya Indeks Gini Ratio sebesar 0,435, angka kemiskinan 6,14 persen, Tingkat Pengangguran Terbuka 5,72 persen, serta pertumbuhan ekonomi mencapai 4,95 persen.


Menurutnya, meskipun indikator tersebut menunjukkan tren perbaikan dari tahun ke tahun, Pemerintah Kota Yogyakarta tetap berupaya memastikan pembangunan dapat dirasakan secara merata dan inklusif oleh seluruh masyarakat. Upaya tersebut juga diharapkan dapat mengurangi kesenjangan ekonomi serta memperkuat semangat gotong royong Agawe Majune Ngayogyokarto (Segoro Amarto).


Kegiatan Syawalan ini turut dihadiri perwakilan berbagai unsur masyarakat Kota Yogyakarta yang selama ini mendukung program pembangunan daerah. Di akhir acara, para tamu undangan mengikuti prosesi halal bihalal dan hatur sungkem kepada Ngarsa Dalem Sri Sultan beserta Sri Paduka sebagai bentuk penghormatan sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat. (Fqh).

×
Berita Terbaru Update