Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Gramm Hotel by Ambarrukmo Gelar Pameran Lukisan “Sonder” Karya Seniman Muda

Minggu, 24 Mei 2026 | Mei 24, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-24T00:25:42Z




Yogyakarta, ISUETERKININEWS.COM – Gramm Hotel by Ambarrukmo menggelar pameran lukisan bertajuk “Sonder” karya seniman muda asal Yogyakarta, Tico Tedja, di SMARA Restaurant, G Floor. Pembukaan pameran dilaksanakan pada 21 Mei 2026 pukul 16.00 WIB.


Pameran berlangsung mulai 21 Mei hingga 30 Juni 2026 dan dibuka untuk umum setiap hari pukul 10.00 WIB hingga 23.00 WIB.


General Manager Aris Retnowati mengatakan, penyelenggaraan pameran tersebut merupakan bagian dari komitmen hotel dalam menyediakan ruang bagi pelaku seni, khususnya seniman muda di Yogyakarta.


Menurut Aris, program pameran seni di hotel tersebut telah berjalan sejak 2022, berawal dari kondisi minimnya ruang pamer saat sejumlah galeri seni dan kegiatan kesenian sempat berhenti beroperasi.


“Awalnya kami membuka ruang hotel ini untuk membantu seniman yang kesulitan mendapatkan tempat pamer,” kata Aris saat ditemui dalam pembukaan pameran.


Ia menjelaskan, pihak hotel menyiapkan panel dan pencahayaan khusus agar karya seni yang dipamerkan dapat tampil layaknya di galeri profesional. Hingga kini, puluhan pameran telah digelar dengan menghadirkan berbagai seniman, baik senior maupun muda.


Dalam pameran “Sonder”, pihak hotel memilih Tico Tedja karena dinilai memiliki potensi dan rekam jejak pameran yang berkembang, termasuk keterlibatannya dalam sejumlah pameran di luar negeri.


“Kami tidak hanya menghadirkan pelukis senior, tetapi juga memberi ruang bagi seniman muda yang memiliki potensi,” ungkapnya.


Aris menambahkan, pameran tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian menuju perayaan ulang tahun ke-9 Gramm Hotel by Ambarrukmo. Setelah pameran berakhir pada 30 Juni mendatang, hotel akan kembali menghadirkan karya sejumlah seniman lainnya.


Sementara itu, Tico Tedja mengatakan dirinya mengusung aliran neo-expressionism dalam karya-karyanya. Genre tersebut dipilih karena memberikan kebebasan dalam mengeksplorasi bentuk dan warna.


“Neo-expressionism memberi kebebasan untuk menuangkan ide dan emosi tanpa banyak batasan,” kata Tico.


Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta itu mengaku mulai serius menekuni dunia seni sejak 2023 melalui berbagai pameran lokal di Yogyakarta, meski telah melukis sejak usia sekolah dasar.


Menurut dia, inspirasi karya berasal dari kehidupan sehari-hari, interaksi sosial, hingga referensi musik. Dalam pameran tersebut, karya-karya Tico dipasarkan dengan harga mulai Rp1 juta hingga Rp4 juta.


Melalui pameran itu, Tico berharap semakin banyak anak muda berani mengekspresikan ide dan berkarya di bidang seni.


“Jangan takut memulai dan jangan hanya menyimpan ide di kepala,” jelasnya. (Fqh).

×
Berita Terbaru Update