Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pelatkab PORDA DIY 2027 Resmi Dimulai, Sleman Turunkan 1.399 Atlet dan Pelatih Kejar Juara Umum 5 Kali Beruntun

Minggu, 28 Juni 2026 | Juni 28, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-28T14:19:47Z




Sleman, ISUETERKININEWS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sleman resmi memulai Pemusatan Latihan Kabupaten (Pelatkab) sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Daerah (PORDA) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) XVIII Tahun 2027 yang akan digelar di Kulon Progo. Pencanangan Pelatkab berlangsung di Lapangan Tenis Pemerintah Kabupaten Sleman, Minggu (28/6/2026).


Pelatkab ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, didampingi Ketua Umum KONI Kabupaten Sleman, Haris Sutarta, serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Sleman, Makwan.


Ketua Umum KONI Kabupaten Sleman, Haris Sutarta, menjelaskan bahwa Pelatkab 2026 merupakan tahap pertama atau Pelatkab I yang akan berlangsung selama enam bulan, mulai Juli hingga Desember 2026. Program tersebut menjadi fondasi awal pembinaan atlet menuju PORDA DIY XVIII Tahun 2027.


"Pelatkab I ini melibatkan total 1.399 peserta yang terdiri atas 1.265 atlet putra dan putri terbaik Kabupaten Sleman serta 134 pelatih. Pencanangan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah awal dan komitmen nyata untuk memulai pemusatan latihan secara intensif, terstruktur, dan terukur," kata Haris.


Menurut Haris Sutarta, seluruh cabang olahraga yang mengikuti Pelatkab akan menjalani program latihan secara berkelanjutan dengan sistem evaluasi yang terukur guna meningkatkan kualitas pembinaan prestasi atlet Kabupaten Sleman.


Selain fokus pada peningkatan prestasi, KONI Kabupaten Sleman juga memberikan perhatian terhadap perlindungan atlet dan ofisial selama mengikuti program latihan. Haris Sutarta mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan agar seluruh peserta memperoleh jaminan perlindungan kerja.


"Seluruh atlet dan ofisial yang terlibat dalam Pelatkab akan kami daftarkan dan diberikan jaminan BPJS Ketenagakerjaan terhitung mulai bulan Juli 2026," ungkapnya.


Lebih lanjut, Haris juga meminta seluruh pelatih dan tim ofisial menerapkan metode kepelatihan modern berbasis sport science. Pendekatan tersebut dinilai penting untuk memantau perkembangan performa atlet secara objektif sekaligus membangun mental juara dalam menghadapi persaingan di PORDA DIY XVIII Tahun 2027.


Ia menegaskan target KONI Kabupaten Sleman pada ajang olahraga terbesar tingkat DIY tersebut adalah meningkatkan perolehan medali emas sekaligus mempertahankan gelar juara umum untuk kelima kalinya secara berturut-turut.


Sementara itu, Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, memberikan apresiasi atas kesiapan KONI Kabupaten Sleman beserta seluruh pengurus cabang olahraga dalam mempersiapkan atlet sejak dini melalui program Pelatkab.


Danang menegaskan bahwa prestasi olahraga tidak dapat diraih secara instan, melainkan melalui proses latihan yang konsisten, disiplin, dan penuh pengorbanan.


"Jangan lengah dan jangan cepat berpuas diri dengan capaian tahun lalu. Prestasi sejati lahir dari konsistensi, kedisiplinan latihan, dan pengorbanan. Jadikan Pelatkab ini sebagai kesempatan emas bagi para atlet untuk meningkatkan kemampuan fisik, taktik, teknik, serta memperkuat mental bertanding dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas," jelas Danang.


Pemerintah Kabupaten Sleman berharap Pelatkab 2026 mampu menjadi fondasi pembinaan atlet yang lebih berkualitas sehingga Kabupaten Sleman dapat kembali tampil sebagai kekuatan utama olahraga di DIY dan mempertahankan gelar juara umum pada PORDA DIY XVIII Tahun 2027 di Kabupaten Kulon Progo. (Fqh).

×
Berita Terbaru Update