Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Budi Santosa Asrori Resmi Jabat Sekda Kota Yogyakarta, Hasto Targetkan Reformasi Birokrasi dan Inovasi Pelayanan

Jumat, 10 Juli 2026 | Juli 10, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-10T16:08:38Z




Yogyakarta, ISUETERKININEWS.COM – Budi Santosa Asrori resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Yogyakarta definitif, Rabu (8/7/2026). Pelantikan yang dipimpin Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo itu menandai berakhirnya proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama sekaligus mengisi posisi strategis yang selama ini dijabat Pelaksana Tugas (Plt).


Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Grha Pandawa, Kompleks Balai Kota Yogyakarta, serta disaksikan Sekretaris Daerah DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah DIY Hary Setiawan.


Dalam sambutannya, Hasto Wardoyo menegaskan Sekda memiliki peran sentral sebagai motor penggerak birokrasi dan penghubung antara kebijakan kepala daerah dengan pelaksanaan di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Karena itu, ia meminta Budi Santosa Asrori mampu membawa perubahan nyata di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta.


"Saya meminta Pak Budi jangan berada di zona nyaman. Harus gumregah, harus bangkit. Tidak bisa business as usual atau seperti biasanya. Harus ada terobosan, harus ada inovasi," ungkap Hasto.


Menurut Hasto, penunjukan Budi Santosa Asrori didasarkan pada hasil seleksi terbuka yang mempertimbangkan kompetensi, rekam jejak, pengalaman, dan senioritas selama berkarier di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta.


Ia menilai pengalaman Budi saat memimpin Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga menjadi modal penting karena terbiasa mengelola organisasi besar dengan jumlah aparatur sipil negara (ASN) yang signifikan.


"Panitia seleksi tentu mempunyai penilaian. Namun kami juga melihat track record, senioritas, serta pengalaman panjang beliau di birokrasi. Roadmap beliau dalam memimpin ASN sudah cukup matang," tuturnya.


Selain mendorong inovasi, Hasto meminta Sekda menjalankan kepemimpinan yang aktif terlibat dalam penyelesaian persoalan di lapangan serta membangun komunikasi yang baik dengan seluruh ASN.


"Kalau jadi pejabat itu harus hands-on. Jangan menjadi playing like captain, hanya mengatur tetapi tidak ikut bekerja. Sekda harus menjadi pengasuh seluruh ASN, jangan menjaga jarak dengan pegawai," katanya.


Hasto juga menyampaikan apresiasi kepada Dedi Budiono yang telah menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Kota Yogyakarta selama proses seleksi berlangsung.


"Terima kasih kepada Pak Dedi yang telah mengemban tugas sebagai Plt Sekda Kota Yogyakarta selama beberapa waktu. Banyak hal yang telah dilakukan dan tentu sangat berguna dalam menjaga pelayanan publik di Kota Yogyakarta," ucapnya.


Sebagai Sekda definitif, Budi Santosa Asrori akan memimpin koordinasi birokrasi Pemerintah Kota Yogyakarta, mengawal pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, serta memimpin Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dalam penyusunan kebijakan anggaran daerah.


Hasto juga meminta seluruh perangkat daerah memperkuat kolaborasi melalui pendekatan pentahelix dengan melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, media, dan masyarakat guna mempercepat pembangunan daerah.


Sementara itu, Budi Santosa Asrori menyatakan siap mengemban amanah sebagai Sekda dengan fokus memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan koordinasi antarperangkat daerah, serta memastikan seluruh program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota dapat direalisasikan.


"Ini merupakan tanggung jawab saya untuk menjalankan tugas sebagaimana yang telah disampaikan Bapak Wali Kota. Kami akan melaksanakan visi dan misi yang telah ditetapkan dalam RPJMD sekaligus mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik," ujar Budi.


Ia mengatakan agenda prioritas setelah pelantikan adalah mengawal penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 dan pembahasan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), agar program prioritas Pemerintah Kota Yogyakarta dapat segera diterjemahkan ke dalam kebijakan anggaran bersama DPRD Kota Yogyakarta.


"Kita harus bergotong royong membangun Kota Yogyakarta menjadi kota yang adil, makmur, sejahtera, lestari, dan berkeadaban," katanya. (Fqh).

×
Berita Terbaru Update