Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

JIKF 2026 Hadirkan Peserta dari 17 Negara, Perkuat Pariwisata dan Pertukaran Budaya di Yogyakarta

Kamis, 02 Juli 2026 | Juli 02, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-02T04:06:42Z


Yogyakarta, ISUETERKININEWS.COM – Jogja International Kite Festival (JIKF) 2026 kembali digelar sebagai ajang layang-layang internasional yang mempertemukan peserta dari berbagai negara. Memasuki penyelenggaraan ke-11, festival ini akan berlangsung pada 11–12 Juli 2026 di Pantai Parangkusumo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.


Sebanyak 17 negara dipastikan ambil bagian dalam JIKF 2026 dengan menampilkan beragam layang-layang tradisional maupun kreasi artistik. Kehadiran peserta mancanegara diharapkan semakin memperkuat posisi Yogyakarta sebagai destinasi penyelenggara event internasional berbasis budaya.


Dukungan terhadap penyelenggaraan JIKF 2026 disampaikan Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta, Antarikso Trisno Wibowo, dalam konferensi pers di Soeltan Cafe and Eatery, Yogyakarta, Rabu (1/7/2026). Ia mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan festival yang telah berlangsung selama 11 tahun.


"Kehadiran 17 negara menjadi peluang besar untuk memperkuat pertukaran budaya sekaligus memperluas dampak ekonomi kreatif dan pariwisata daerah," ujar Antarikso.


Menurutnya, penyelenggaraan JIKF di kawasan Pantai Parangkusumo diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekitar, serta memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional.


Ia menilai festival tersebut memiliki nilai strategis dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata berbasis event. Kehadiran delegasi dari berbagai negara tidak hanya memperkuat jejaring budaya, tetapi juga membuka peluang promosi destinasi wisata Yogyakarta di tingkat global.


Selama dua hari pelaksanaan, pengunjung akan disuguhi atraksi layang-layang dari berbagai negara dengan beragam bentuk, ukuran, dan desain artistik. Hamparan Pantai Parangkusumo yang dikenal memiliki karakter angin yang mendukung menjadi lokasi ideal untuk penyelenggaraan festival bertaraf internasional tersebut.


Selain menjadi hiburan bagi masyarakat dan wisatawan, JIKF 2026 juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha lokal, mulai dari sektor kuliner, perhotelan, transportasi, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Bantul dan sekitarnya.


Dengan mengusung semangat persahabatan antarbangsa melalui budaya, Jogja International Kite Festival 2026 diharapkan kembali menjadi etalase promosi pariwisata Indonesia sekaligus memperkuat citra Yogyakarta sebagai kota yang mampu menyelenggarakan event internasional secara berkelanjutan. (Fqh).

×
Berita Terbaru Update