Yogyakarta, ISUETERKININEWS.COM – Jogja Coffee Week (JCW) 2026 akan kembali digelar dengan menghadirkan 179 eksibitor dari berbagai sektor industri kopi serta sejumlah peserta internasional. Memasuki penyelenggaraan keenam, ajang tersebut mengusung tema "Inclusive Vibes" dan menargetkan penguatan posisi Yogyakarta sebagai etalase kopi Indonesia di tingkat global.
CEO Jogja Coffee Week, Rahardi Saptata Abra, mengatakan tema yang diangkat tahun ini mencerminkan semangat keterbukaan dan kolaborasi dalam membangun ekosistem kopi yang inklusif.
"Jogja Coffee Week ingin menjadi ruang yang menyatukan semua kalangan tanpa batas usia, latar belakang, maupun profesi. Kopi menjadi medium yang mempertemukan berbagai komunitas dan ekosistem," kata Abra dalam konferensi pers di Loman Park Hotel, Yogyakarta, Jum'at (3/7/2026).
Selain menghadirkan pameran industri kopi, JCW 2026 juga akan menggelar sejumlah kompetisi dalam rangkaian JAWARA Coffee Competition 2026, meliputi Green Bean Competition, Brewers Competition, Cup Taster Competition, Latte Art Competition, dan Mixology Competition.
Penyelenggara juga kembali menghadirkan Fun Roasting Coffee Competition (FRCC) yang menjadi wadah bagi para roaster untuk menguji kemampuan, bertukar pengalaman, serta memperluas jejaring industri.
Di sektor hiburan, JCW 2026 akan menghadirkan program Coffeetainment yang dimeriahkan musisi Panji Sakti. Sementara itu, sesi Caffeetalk akan menghadirkan diskusi mengenai berbagai isu dan perkembangan industri kopi.
Salah satu agenda utama dalam penyelenggaraan tahun ini adalah Indonesia Coffee Business Summit (ICBS) yang digelar bekerja sama dengan Asosiasi Kopi Indonesia (ASKI). Forum bisnis tersebut diketuai oleh Eureka Bastian dan akan berlangsung di Yudistira Hall, Jogja Expo Center.
ICBS akan menghadirkan seminar, business matching, forum investasi, serta mempertemukan buyer, investor, eksportir, dan pelaku industri kopi dari dalam maupun luar negeri.
Penyelenggara menargetkan kehadiran sekitar 300 peserta internasional dan terselenggaranya ratusan pertemuan bisnis selama forum berlangsung. Kegiatan tersebut diharapkan dapat membuka peluang kerja sama baru serta memperluas akses pasar kopi Indonesia.
Selain itu, JCW 2026 juga menjadi bagian dari visi jangka panjang bertajuk Indonesia Coffee Showcase, yang ditetapkan sebagai tema satu dekade penyelenggaraan. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat peran Yogyakarta sebagai pusat referensi dan pengembangan industri kopi nasional.
Berdasarkan data yang dihimpun penyelenggara dari Google Maps, terdapat lebih dari 7.000 destinasi yang berkaitan dengan ekosistem kopi di Yogyakarta, mulai dari kedai kopi, kafe, hingga penyedia alat dan mesin kopi.
Dengan rangkaian pameran, kompetisi, forum bisnis, dan kegiatan edukasi, Jogja Coffee Week 2026 diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri kopi nasional sekaligus meningkatkan daya saing kopi Indonesia di pasar global. (Fqh).
