Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tema Celebrate The Joy, Prambanan Jazz Festival 2026 Sajikan Musik, Seni, dan Budaya di Candi Prambanan

Jumat, 03 Juli 2026 | Juli 03, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-03T07:48:17Z


Yogyakarta, ISUETERKININEWS.COM – Prambanan Jazz Festival 2026 kembali digelar dengan mengusung tema "Celebrate The Joy". Memasuki penyelenggaraan edisi ke-12, festival musik yang berlangsung pada 3, 4, dan 5 Juli 2026 di Pelataran Candi Prambanan, Yogyakarta, menghadirkan perpaduan musik, seni, budaya, serta pengalaman lintas generasi dalam satu perhelatan.


Mengusung semangat sukacita, Prambanan Jazz Festival 2026 kembali menghadirkan sederet musisi nasional dan internasional. Di antaranya NIKI, Henry Moodie, Michael Learns To Rock, Xdinary Heroes, The Rose, Joey Alexander, serta sejumlah penampil lainnya yang akan memeriahkan festival selama tiga hari.


Chief Executive Officer (CEO) Prambanan Jazz Festival, Anas Syahrul Alimi, mengatakan tema "Celebrate The Joy" dipilih untuk mempertegas posisi Prambanan Jazz Festival sebagai ruang pertemuan berbagai kalangan melalui musik, seni, dan budaya.


"Prambanan Jazz Festival kami tempatkan ibarat sebagai rumah untuk pulang. Karena itulah, mari kita rayakan kepulangan ini dengan sebesar-besarnya. Prambanan Jazz Festival juga bukan hanya sebuah festival musik, tetapi sebuah festival yang dapat dinikmati oleh semuanya. Itulah semangat yang kami usung melalui tema Celebrate The Joy," kata Anas saat konferensi pers di Taman Agastya Candi Prambanan, Kamis (2/7/2026).


Tahun ini, Prambanan Jazz Festival juga menunjuk seniman kontemporer Indonesia Eko Nugroho sebagai Commissioned Artist. Melalui karya visual yang dirancang khusus, Eko Nugroho menerjemahkan tema Celebrate The Joy menjadi simbol kebahagiaan, keberagaman, dan pertemuan lintas budaya yang menyambut pengunjung sejak memasuki kawasan festival.


Menurut Eko Nugroho, Prambanan Jazz Festival merupakan ruang untuk "pulang". Karena itu, identitas visual yang dihadirkannya dirancang agar mencerminkan suasana hangat dan inklusif yang menjadi ciri khas festival tersebut.


Sementara itu, Shadu Rasjidi selaku Festival Curator Prambanan Jazz Festival 2026 menjelaskan proses kurasi festival tidak hanya berorientasi pada menghadirkan musisi populer, tetapi juga menjaga identitas Prambanan Jazz sebagai festival yang terus mengembangkan musik jazz.


Ia mengatakan penyelenggara berupaya menjaga keseimbangan antara menghadirkan kualitas musikal terbaik dengan memperkuat unsur jazz dalam setiap edisi festival sehingga karakter Prambanan Jazz Festival tetap terjaga meski terus berkembang mengikuti zaman.


Selain konser musik, Prambanan Jazz Festival 2026 menghadirkan sejumlah program unggulan. Salah satunya adalah Playing Jazz, sebuah konsep kolaborasi yang mempertemukan musisi lintas genre untuk mengeksplorasi musik jazz sesuai karakter mereka masing-masing.


Program tersebut akan menampilkan Perunggu, The Panturas, Rio Febrian, Salma Salsabil, White Chorus, dan Jogja Hip Hop Foundation yang mengusung interpretasi baru terhadap musik jazz.


Komitmen terhadap regenerasi musisi jazz muda juga diwujudkan melalui program I'm Jazz a Kids. Program ini menjadi wadah bagi para talenta muda Indonesia yang sebelumnya menjadi pemenang kompetisi untuk tampil di panggung Prambanan Jazz Festival bersama para musisi senior.


Para peserta dibagi ke dalam tiga kategori, yakni Senandung untuk usia 7–9 tahun, Irama untuk usia 10–12 tahun, dan Harmoni untuk usia 13–15 tahun.


Tidak hanya itu, Eko Nugroho juga menghadirkan pertunjukan Wayang Bocor, sebuah kolaborasi lintas disiplin bersama Ki Catur Kuncoro, Ari Wulu, Eko Supriyanto, dan Didik Nini Thowok. Pertunjukan tersebut memadukan wayang, seni rupa, musik, dan tari kontemporer sebagai bagian dari pengalaman artistik yang dapat dinikmati pengunjung selama festival berlangsung.


Di bidang keberlanjutan lingkungan, Prambanan Jazz Festival 2026 menggandeng Get Plastic dan Lokalogi sebagai mitra Event Waste Management (EWM).


Melalui kolaborasi tersebut, Get Plastic mengoperasikan Panggung Langgam menggunakan bahan bakar setara solar hasil pengolahan sampah plastik. Sementara Lokalogi bertanggung jawab dalam edukasi, pemilahan, penimbangan, hingga pendataan sampah selama penyelenggaraan festival.


Dukungan terhadap Prambanan Jazz Festival 2026 juga datang dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI). Perwakilan BRI menyatakan partisipasi perusahaan merupakan bentuk komitmen dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif melalui festival musik dan budaya yang berdampak positif bagi masyarakat.


Di sisi lain, platform TipTip sebagai mitra penjualan tiket memastikan seluruh proses pembelian tiket telah didukung infrastruktur yang memadai agar berjalan aman, nyaman, dan lancar di tengah tingginya antusiasme masyarakat.


Prambanan Jazz Festival juga melanjutkan kolaborasi dengan PT Taman Wisata Candi untuk memastikan penyelenggaraan festival tetap mengedepankan aspek keamanan, kenyamanan pengunjung, pelestarian budaya, serta konservasi kawasan Candi Prambanan.


Sebagai festival yang ramah untuk semua kalangan, Prambanan Jazz Festival 2026 kembali menghadirkan Kids Area by Tiny Tunes Ville yang menyediakan berbagai aktivitas edukatif dan kreatif bagi anak-anak sehingga seluruh anggota keluarga dapat menikmati pengalaman festival bersama.


Melalui tema "Celebrate The Joy", Prambanan Jazz Festival 2026 kembali menegaskan komitmennya sebagai festival musik bertaraf internasional yang memadukan pertunjukan musik berkualitas, karya seni, pelestarian budaya, serta kepedulian terhadap lingkungan dengan latar megah Candi Prambanan. (Fqh).

×
Berita Terbaru Update