Yogyakarta, ISUETERKININEWS.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta memberikan santunan kepada sejumlah mantan atlet sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mereka terhadap dunia olahraga Indonesia.
Santunan disalurkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR). Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor KAI Daop 6 Yogyakarta, Jalan Lempuyangan No. 1, Yogyakarta, Jum'at (7/8/2026).
Bantuan diserahkan langsung oleh Manager Partnership and Participants KAI, Ichwan, bersama Tim CSR Kantor Pusat dan Komite TJSL Daop 6 Yogyakarta.
Program tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap para insan olahraga yang telah menyumbangkan tenaga, kemampuan, dan prestasi selama masa aktif sebagai atlet.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengatakan, terdapat empat mantan atlet dari sejumlah cabang olahraga yang menerima santunan dalam program CSR tersebut.
Para penerima berasal dari cabang sepak bola, futsal, hingga angkat berat. Masing-masing mendapatkan santunan sebesar Rp5 juta.
“Penyaluran santunan ini merupakan wujud kepedulian KAI terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah operasional KAI, khususnya bagi insan olahraga yang telah purna tugas,” ujar Feni.
Empat penerima santunan tersebut yakni Cholid Dalyanto yang merupakan mantan atlet sepak bola, Cahyo Priyambodo mantan atlet futsal, Markus Fajar Listiyantara mantan atlet sepak bola, serta Suwarsi yang merupakan mantan atlet angkat berat.
KAI Apresiasi Kontribusi Mantan Atlet
Feni menjelaskan, tanggung jawab KAI tidak terbatas pada penyediaan dan peningkatan pelayanan transportasi kereta api. Perusahaan juga berupaya memberikan kontribusi sosial kepada masyarakat, terutama yang berada di sekitar wilayah operasionalnya.
“KAI tidak hanya berfokus pada layanan transportasi, tetapi juga berupaya memberikan kontribusi sosial bagi masyarakat di wilayah operasional. Melalui program CSR, KAI menyalurkan santunan kepada mantan atlet sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi dalam bidang olahraga,” kata Feni.
KAI berharap bantuan finansial tersebut tidak hanya menjadi simbol penghargaan kepada para mantan atlet, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi kehidupan mereka setelah tidak lagi aktif dalam olahraga profesional.
Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan para penerima sekaligus menunjukkan bahwa kontribusi insan olahraga tetap mendapatkan perhatian setelah mereka menyelesaikan karier sebagai atlet.
Program CSR ini juga menjadi bagian dari komitmen KAI untuk memberikan dampak sosial yang berkelanjutan kepada masyarakat.
Melalui semangat “Semakin Melayani”, KAI menyatakan akan terus berupaya menghadirkan manfaat yang tidak hanya dirasakan pengguna jasa kereta api, tetapi juga masyarakat luas di wilayah operasional perusahaan. (Fqh).
