Yogyakarta, ISUETERKININEWS.COM – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Horison Emerald Timoho Yogyakarta resmi meluncurkan program berbuka puasa bertajuk “Ramadhan KHUSYUK – Kudapan Spesial Rasa Syukur”. Peluncuran program tersebut dikemas dalam kegiatan gathering bersama mitra dan awak media yang digelar di area hotel, Kamis sore (22/1/2026).
Program Ramadan KHUSYUK dihadirkan sebagai bentuk komitmen Horison Emerald Timoho Yogyakarta dalam memberikan pengalaman berbuka puasa yang hangat, nyaman, dan penuh kebersamaan. Konsep ini ditujukan untuk berbagai segmen, mulai dari keluarga, komunitas, perusahaan, institusi pendidikan, hingga kelompok dan organisasi masyarakat.
Sementara itu, General Manager Hotel Horison Emerald Timoho Yogykarta, Irene Indri Dewi Astuti, mengatakan bahwa program KHUSYUK dirancang untuk menghadirkan suasana Ramadan yang lebih bermakna bagi para tamu.
“Program Ramadhan KHUSYUK kami hadirkan untuk memberikan pengalaman berbuka puasa yang tidak hanya lezat, tetapi juga sarat makna dan rasa syukur. KHUSYUK sendiri merupakan singkatan dari Kudapan Spesial Khusus Rasa Syukur,” ujar General Manager Hotel Horison Emerald Timoho Yogykarta, Irene Indri Dewi Astuti, saat ditemui di lokasi, Kamis (22/1/2026).
Ia menjelaskan, dalam program iftar Ramadan 2026 ini, Horison Emerald Timoho Yogyakarta menyajikan konsep Jelajah Nusantara yang dipadukan dengan aneka hidangan khas Timur Tengah.
“Kami menyuguhkan kombinasi menu Nusantara dan Timur Tengah, sehingga tamu bisa menikmati kekayaan cita rasa Indonesia sekaligus nuansa khas Ramadan Timur Tengah dalam satu momen berbuka,” katanya.
Untuk program berbuka puasa, hotel menyediakan All You Can Eat Iftar Buffet Dinner dengan harga Rp 99.000 nett per orang. Penawaran ini berlaku mulai 19 Februari hingga 19 Maret 2026, setiap hari pukul 17.30 hingga 21.00 WIB.
Selain menikmati ragam menu spesial Ramadan, para tamu juga berkesempatan memperoleh berbagai fasilitas tambahan, seperti doorprize voucher menginap, photobooth, serta hiburan live music setiap hari Sabtu.
Lebih lanjut, Irene menuturkan bahwa menu berbuka puasa yang disajikan tidak bersifat monoton. Pihak hotel menerapkan sistem menu cycle, sehingga menu akan terus berganti setiap hari selama Ramadan.
“Selama 30 hari Ramadan, menu akan selalu berbeda. Dengan begitu, tamu tidak akan merasa bosan dan bisa menyesuaikan hari berbuka sesuai menu favorit mereka,” jelasnya.
Tak hanya menghadirkan paket berbuka puasa, Horison Emerald Timoho Yogyakarta juga menawarkan Paket Menginap Ramadhan KHUSYUK dengan harga mulai dari Rp 425.000 nett hingga Rp 655.000 nett per malam. Paket tersebut mencakup satu malam menginap di Deluxe Room, takjil untuk dua orang, sahur atau sarapan, iftar untuk dua orang, serta fasilitas late check-out hingga pukul 15.00 WIB sesuai ketersediaan kamar.
“Paket ini kami siapkan agar tamu bisa menjalani ibadah Ramadan dengan lebih nyaman, tanpa harus repot mencari tempat berbuka maupun sahur,” tuturnya.
Irene juga menambahkan bahwa Horison Emerald Timoho Yogyakarta merupakan bagian dari Horison Hotel Group yang memiliki lebih dari 70 jaringan hotel di seluruh Indonesia. Hotel ini sebelumnya bernama At Home Premier dan resmi melakukan rebranding menjadi Horison Emerald Timoho Yogyakarta pada Agustus 2025, sekaligus naik kelas menjadi hotel bintang empat.
Selain itu, Perencana/Teknisi Kebijakan pada Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan Pariwisata Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta, Muhammad Ibnu Abdillah, memberikan apresiasi terhadap peluncuran program iftar Ramadan yang dilakukan oleh Horison Emerald Timoho Yogyakarta.
“Program iftar seperti ini sangat menarik dan relevan dengan momentum menjelang Ramadan. Industri pariwisata memang dituntut untuk selalu kreatif dan responsif terhadap situasi,” katanya.
Ia menilai, program berbuka puasa Ramadan yang dikemas secara kreatif dapat dikembangkan menjadi produk pariwisata yang memiliki nilai jual dan mampu mendorong pergerakan ekonomi pariwisata di DIY.
“Kegiatan launching program iftar ini berpotensi menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Harapannya, program-program seperti ini dapat mendukung geliat pariwisata sekaligus ekonomi lokal,” jelasnya.
Muhammad Ibnu Abdillah juga berpesan agar para pelaku pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta terus berinovasi dan beradaptasi dengan kebutuhan pasar.
“Pariwisata adalah seni dalam mengemas potensi agar dapat diterima oleh masyarakat luas. Inovasi harus terus dilakukan agar pariwisata DIY tetap relevan, inklusif, dan mampu menjawab tantangan zaman,” ungkapnya.
Dengan hadirnya program Ramadhan KHUSYUK 2026, Horison Emerald Timoho Yogyakarta optimistis dapat menjadi salah satu destinasi pilihan masyarakat untuk menikmati momen Ramadan yang lebih khusyuk, hangat, dan penuh rasa syukur.
Untuk informasi lebih lanjut dan reservasi, masyarakat dapat menghubungi WhatsApp 0812-2512-5569 atau mengikuti akun media sosial Instagram dan TikTok @horisonemeraldyogya. (Fqh).


