Yogyakarta, ISUETERKININEWS.COM — Musisi blues asal Sleman, Ruzan Fikra bersama Devita tampil dalam acara Simak Sahur dengan konsep Silent Gigs yang digelar di Lestari Kopi Corner, Yogyakarta, Kamis (26/2/2026). Pertunjukan tersebut menghadirkan format konser berbeda dengan penggunaan headset oleh seluruh penonton selama penampilan berlangsung.
Konsep Silent Gigs memungkinkan penonton menikmati musik secara langsung melalui perangkat headphone yang terhubung dengan sistem audio panggung, tanpa menggunakan pengeras suara eksternal seperti konser pada umumnya.
Ruzan Fikra mengatakan penampilan tersebut menjadi pengalaman perdana bagi dirinya tampil dengan konsep konser senyap. Meski tanpa suara panggung terbuka, respons penonton tetap dinilai antusias.
“Ini pertama kalinya kami tampil dengan konsep Silent Gigs. Ternyata tetap seru dan penonton masih bisa menikmati pertunjukan dengan interaksi yang sama,” ujarnya.
Dalam penampilan tersebut, Ruzan & Vita membawakan lima lagu, yakni Pesta Rock n Roll, Jangan Bilang Siapa-siapa, Rayuanmu, Tak Akan Berpisah, serta Bernyanyilah Denganku sebagai lagu penutup. Penampilan mereka didukung sejumlah musisi Yogyakarta, di antaranya Aryo Bhaskoro (bass), Aditya Luthfi (drum), Aryo Rahardityo (gitar), dan Roni Al Qusya'i (keyboard).
Project Officer Simak Siar, Amel, menyebut konsep Silent Gigs dipilih untuk menghadirkan pengalaman mendengarkan musik yang lebih intim, khususnya bagi genre blues yang menonjolkan detail suara instrumen.
Menurutnya, pemilihan Ruzan & Vita sebagai penampil didasarkan pada karakter musik blues yang dinilai sesuai dengan konsep pertunjukan berbasis headphone tersebut.
“Dengan headphone, kualitas suara menjadi lebih jelas dan suasana terasa lebih dekat antara musisi dan penonton,” katanya.
Usai tampil di Simak Sahur, Ruzan Fikra menyampaikan dalam waktu dekat dirinya bersama Devita akan menjalani rangkaian promosi melalui kunjungan siaran radio di Yogyakarta selama Ramadan, termasuk agenda di Jiz FM pada 27 Februari 2026.
Ruzan & Vita berharap konsep Silent Gigs dapat terus dikembangkan sebagai alternatif format pertunjukan musik di Yogyakarta serta membuka peluang kolaborasi dengan musisi dari berbagai daerah di Indonesia. (Fqh).

