Sleman, ISUETERKININEWS.COM – Pemerintah Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, kembali menggelar Safari Tarawih Keliling (Tarling) selama Ramadan 1447 Hijriah. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus sarana komunikasi antara pemerintah kalurahan dan masyarakat. Tarling perdana dilaksanakan pada Jumat (20/2/2026) di Masjid Baiturohim Gejayan.
Kegiatan tersebut diikuti seluruh tim yang terdiri dari pamong kalurahan, BPKal, serta unsur lembaga kemasyarakatan seperti PKK, LPMK, dan Karang Taruna. Hadir pula perwakilan DMI Condongcatur, Forum TPA Condongcatur, LDII Condongcatur, Destana, KSB, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa Condongcatur.
Usai melaksanakan salat Isya dan tarawih berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah bersama takmir masjid dan jamaah. Pada kesempatan itu, Pemerintah Kalurahan Condongcatur menyerahkan infak sebesar Rp1.500.000 kepada takmir masjid. Selain itu, Real Masjid turut memberikan paket bingkisan berupa Al-Qur’an, kaos, dan peci untuk takmir maupun marbot. Paket serupa akan dibagikan di 18 masjid yang menjadi lokasi safari.
Lurah Condongcatur, Dr. Reno Candra Sangaji, dalam sambutannya menegaskan bahwa safari tarawih bukan sekadar agenda seremonial, tetapi bagian dari upaya menjaga komunikasi yang hangat dan terbuka antara pemerintah dan warga.
“Program Pemerintah Kalurahan Condongcatur di bulan Ramadan adalah Tarling di 18 masjid padukuhan. Perlu diketahui, di wilayah Condongcatur sendiri sesuai data terdapat 83 masjid dan 20 mushola,” ujar Reno.
Menurut Reno, melalui tarling pemerintah juga menyampaikan informasi terkait program dan kebijakan kalurahan, sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Forum dialog dibuka agar warga dapat menyampaikan saran dan kritik yang membangun demi peningkatan kualitas pelayanan publik.
Ia juga menyampaikan sejumlah penguatan kelembagaan keagamaan yang telah dilakukan. Di antaranya pembentukan Forum TPA se-Kalurahan Condongcatur, DMI Ranting Condongcatur dengan program kolaborasi masjid, serta Forum Rois sebagai wadah rois padukuhan untuk meningkatkan kecakapan dan pemahaman keagamaan melalui pembinaan bersama Kementerian Agama. Selain itu, terdapat sekitar 40 kelompok kesenian religi hadroh yang mendapatkan dukungan insentif setiap tahunnya.
Dalam kesempatan tersebut, Lurah turut menginformasikan perubahan jam pelayanan umum selama Ramadan. Kantor Kalurahan Condongcatur melayani masyarakat pada Senin hingga Kamis pukul 08.00–14.30 WIB, dan Jumat pukul 08.00–13.30 WIB.
Guna menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dan terpadu, kalurahan juga menghadirkan program “Semanis Madu” (Selasa Melayani Semua, Mudah dan Terpadu). Program ini menghadirkan berbagai layanan dari dinas dan instansi terkait, seperti perpanjangan SIM, Bus Samsat, BPJS Kesehatan, BNN, Bank Sleman, Ombudsman, konsultasi hukum, hingga layanan servis motor. Konsepnya mengedepankan kemudahan, kedekatan, dan kecepatan layanan bagi masyarakat.
Adapun jadwal Safari Tarawih Keliling Ramadan 1447 H akan dilaksanakan di 18 masjid, yakni: Masjid Baiturahim (Gejayan), Al Fattah Prayan Wetan (Kaliwaru), Fatkhurrahman Cepit (Soropadan), Darut Taqwa (Pringwulung), Nurul Hidayah (Kayen), Sultan Agung Babadan Baru (Kentingan), Nurul Iman Pohruboh (Pikgondang), Real Masjid (Gandok), Baiturrahman Sengkan (Joho), Bakti Abdi (Dabag), Ar Rahman Widoro (Ngropoh), Al Hidayah Gorongan (Ngringin), Muhajirin (Dero), Al Alqom Tegal Turi (Gempol), Baiturrahman Sukoharjo (Sanggrahan), Al Haq (Pondok), Darussalam (Manukan), serta Masjid Baitussalam (Tiyasan). Pada safari terakhir di Masjid Baitussalam Tiyasan, kegiatan juga akan diikuti tim dari Kapanewon Depok.
Melalui safari tarawih ini, Pemerintah Kalurahan Condongcatur berharap Ramadan tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga penguatan kebersamaan, kolaborasi, dan pelayanan publik yang semakin responsif terhadap kebutuhan warga. (Fqh).

