Sleman, ISUETERKININEWS.COM – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, SD Muhammadiyah Kayen, Condongcatur, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menggelar pawai taaruf dan pembekalan ilmu agama, Jumat (13/2/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi agenda rutin tahunan sekolah sebagai bentuk syiar Islam sekaligus pendidikan karakter bagi para siswa.
Sebanyak 288 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 turut ambil bagian dalam pawai yang mengelilingi Kampung Kayen. Mereka didampingi 21 guru dan karyawan sekolah. Barisan terdepan diisi oleh tim drumband yang memeriahkan suasana, diikuti para siswa yang membawa poster bertuliskan pesan-pesan menyambut Ramadan, seperti “Marhaban Ya Ramadan”.
Tak hanya berparade, para siswa juga membagikan 50 paket sembako kepada masyarakat yang ditemui di sepanjang rute pawai. Aksi sosial tersebut mendapat sambutan hangat dari warga yang menyaksikan kegiatan tersebut.
Kepala SD Muhammadiyah Kayen, Estri Rukmiyanti, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan pawai songsong Ramadan merupakan bagian dari program pembinaan spiritual yang konsisten dilaksanakan setiap tahun.
“Kegiatan ini bertujuan untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan, melakukan syiar Islam dan syiar sekolah, serta menanamkan nilai-nilai agama kepada anak-anak sejak dini. Kami ingin siswa memahami bahwa Ramadan adalah bulan istimewa yang perlu disambut dengan persiapan yang baik,” ujar Estri.
Ia menambahkan, seluruh siswa mengenakan seragam yang berbeda sesuai jenjang kelas. Siswa kelas 1 memakai kaos olahraga, kelas 2 mengenakan seragam IPM, kelas 3 menggunakan seragam Tapak Suci lengkap dengan sabuk, kelas 4 memakai seragam Hizbul Wathan (HW), sedangkan siswa kelas 5 dan 6 mengenakan busana muslim, yakni gamis untuk siswi dan baju koko serta peci untuk siswa.
Menurut Estri, melalui kegiatan ini siswa tidak hanya merasakan kemeriahan menyambut Ramadan, tetapi juga belajar tentang makna ibadah puasa dan pentingnya meningkatkan kualitas diri selama bulan suci.
Sementara itu, guru SD Muhammadiyah Kayen, Dhuhana Salsabila, menyampaikan bahwa pawai berakhir di kawasan Green Kayen sebagai titik kumpul akhir kegiatan.
“Setelah sampai di Green Kayen, siswa mendapatkan pembekalan pengetahuan tentang Ramadan, seperti hafalan doa salat termasuk doa iftitah, materi tentang hal-hal yang membatalkan puasa, tata cara salat tarawih, serta pentingnya tadarus Al-Qur’an,” jelasnya.
Selain sesi edukasi, para siswa juga mengikuti makan pagi bersama di Pendopo Green Kayen sebagai bentuk kebersamaan sebelum memasuki bulan puasa.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, pihak sekolah berharap semangat menyambut Ramadan dapat tertanam kuat dalam diri siswa, sekaligus mempererat hubungan antara sekolah dan masyarakat sekitar. (Fqh).

