Yogyakarta, ISUETERKININEWS.COM — Musyawarah Wilayah (Musywil) I Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Daerah Istimewa Yogyakarta secara mufakat menetapkan Sarah Azzahra, S.IP sebagai Ketua DPW Gekrafs DIY periode 2026–2029.
Penetapan tersebut dilakukan dalam forum Musywil yang digelar di Pusat Desain Industri Nasional (PDIN), Yogyakarta, Kamis (5/3/2026). Kegiatan itu dihadiri jajaran pengurus serta anggota sebagai bagian dari konsolidasi organisasi di tingkat wilayah.
Usai ditetapkan, Sarah menyampaikan komitmennya untuk memperkuat kembali ekosistem ekonomi kreatif di Daerah Istimewa Yogyakarta. Ia juga menargetkan aktivasi kembali organisasi yang sebelumnya sempat tidak berjalan optimal.
“Alhamdulillah hari ini saya mendapat rekomendasi dari forum Musywil. Harapannya di periode 2026–2029 Gekrafs bisa semakin berkiprah di Yogyakarta dan membangun ekosistem yang lebih baik bagi pelaku industri kreatif,” kata Sarah.
Menurutnya, Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki potensi besar sebagai kota pelajar sekaligus kota kreatif yang dihuni banyak pelaku usaha di sektor ekonomi kreatif.
Ia menilai penguatan ekosistem menjadi kunci untuk mendorong lahirnya lebih banyak pengusaha kreatif yang mampu merepresentasikan Yogyakarta di tingkat nasional maupun global.
“Kita ingin melahirkan lebih banyak pengusaha dan pelaku ekonomi kreatif yang bisa merepresentasikan Yogyakarta. Karena itu, penguatan ekosistem menjadi fokus utama,” jelasnya.
Sarah menambahkan, kepengurusan baru DPW Gekrafs DIY juga akan mendukung program pemerintah daerah, terutama di sektor kebudayaan dan pariwisata. Selain itu, organisasi akan fokus pada penguatan 17 subsektor ekonomi kreatif melalui pengurus yang memiliki kompetensi di masing-masing bidang.
Pelantikan kepengurusan DPW Gekrafs DIY periode 2026–2029 dijadwalkan berlangsung setelah pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas). Momentum tersebut akan menjadi langkah awal implementasi program kerja organisasi di tingkat wilayah. (Fqh).

