Notification

×

Iklan

Iklan

Purna Tugas, Panewu Depok Minta Sinergi Tangani Kriminalitas dan Urbanisasi

Rabu, 01 April 2026 | April 01, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-31T17:07:54Z




Sleman, ISUETERKININEWS.COM — Panewu Depok, Djoko Muljanto, SP resmi mengakhiri masa jabatannya per 1 April 2026, setelah kurang lebih 10 bulan 10 hari memimpin. Acara pelepasan berlangsung di Ruang Anglocitatama, Kantor Kapanewon Depok, Selasa (31/3/2026), dengan dihadiri unsur Forkompinkap, lembaga pendukung, BPKal se-Kapanewon Depok, para lurah, serta undangan lainnya.


Dalam sambutan perpisahannya, Djoko menyoroti pentingnya kebersamaan antarinstansi dalam menghadapi tantangan di wilayah Depok. Ia menyebut, perkembangan kawasan yang begitu cepat perlu diimbangi dengan penguatan di sektor keamanan.


“Depok ini tumbuh pesat, tapi konsekuensinya juga besar, terutama di bidang keamanan. Karena itu tidak bisa berjalan sendiri, harus ada sinergi semua pihak,” ujarnya.


Ia mengungkapkan, angka kriminalitas di wilayah Depok masih menjadi perhatian. Bahkan, menurut data yang ia sampaikan, sebagian besar kasus di Kabupaten Sleman terjadi di kawasan ini, dengan kasus yang kerap muncul seperti pencurian kendaraan bermotor dan penyalahgunaan narkoba.


Djoko menilai, situasi tersebut menuntut kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat.


“Kalau ingin kondisi tetap kondusif, semua harus terlibat. Tidak cukup hanya mengandalkan satu pihak,” katanya.


Selain itu, Djoko juga menyinggung laju urbanisasi di Depok yang terus meningkat. Kehadiran kampus, kawasan permukiman baru, hingga berbagai objek vital membuat wilayah ini berkembang menjadi salah satu pusat aktivitas di DIY.


Menurutnya, potensi tersebut harus dikelola dengan baik agar tidak menimbulkan persoalan sosial di kemudian hari.


Ia pun berharap, kepemimpinan berikutnya dapat melanjutkan kerja sama yang sudah terjalin sekaligus memperkuat arah pembangunan Depok.


“Depok ini punya potensi besar sebagai kota pendidikan, wisata, dan budaya. Tinggal bagaimana kita menjaganya tetap nyaman, aman, dan tetap menjunjung nilai toleransi,” ucapnya.


Sementara itu, Panewu Anom Depok, R. Hery Subagio, SE, ME memberikan apresiasi atas kinerja Djoko selama memimpin. Ia menilai Djoko sebagai sosok yang konsisten dalam bekerja dan memberi contoh bagi jajaran di bawahnya.


“Selama ini beliau menunjukkan dedikasi dan komitmen dalam menjalankan tugas,” kata Hery.


Dalam kesempatan itu, perwakilan Forkompinkap yang diwakili Kapolsek Depok Timur serta perwakilan lurah turut menyampaikan kesan dan pesan. Kepala Jawatan Kemakmuran Kapanewon Depok, Reno Candra Sangaji, mengapresiasi pengabdian Djoko selama ini.


“Terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan. Semoga menjadi amal baik dan terus memberi inspirasi,” ungkap Reno.


Acara pelepasan ditutup dengan penyerahan cenderamata dari berbagai instansi serta sesi foto bersama.


Djoko Muljanto memulai karier sebagai ASN pada 1998 dan telah menempati berbagai jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman. Ia pernah menjabat Sekretaris Kecamatan Seyegan serta menjadi panewu di sejumlah kapanewon, seperti Seyegan, Kalasan, Minggir, hingga Depok. Sebelum berkarier sebagai ASN, ia juga sempat menjadi dosen di dua perguruan tinggi swasta di DIY selama tujuh tahun. (Fqh).

×
Berita Terbaru Update