Yogyakarta, ISUETERKININEWS.COM — Wawan Harmawan menekankan pentingnya penguatan pendidikan karakter serta kepedulian terhadap lingkungan sekolah dalam kegiatan Syawalan Kepala Sekolah se-Kota Yogyakarta yang digelar di Hotel Tasnem Malioboro, Rabu (1/4/2026).
Kegiatan yang diikuti kepala sekolah dari jenjang TK, SD, SMP hingga SMA/SMK tersebut menjadi momentum konsolidasi sektor pendidikan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan sosial dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Dalam arahannya, Wawan menyampaikan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga harus dibarengi dengan pembentukan karakter peserta didik. Nilai-nilai seperti religiusitas, nasionalisme, integritas, kemandirian, dan gotong royong dinilai perlu ditanamkan secara konsisten dalam proses pembelajaran.
“Sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan budaya hidup bersih,” ujar Wawan.
Selain itu, Wawan mendorong seluruh satuan pendidikan untuk menerapkan pengelolaan sampah secara terencana dan berkelanjutan guna menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan sehat. Ia juga menginstruksikan pelaksanaan kerja bakti rutin setiap Jumat pagi dengan cakupan pembersihan hingga area sekitar sekolah.
Menurutnya, upaya tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah dalam membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga lingkungan, termasuk penataan kawasan sungai melalui konsep “mundur, munggah, madep”.
Lebih lanjut, Wawan meminta kepala sekolah melakukan pemetaan kondisi sosial ekonomi orang tua atau wali murid sebagai dasar perencanaan program pendidikan yang lebih tepat sasaran. Ia juga menargetkan peningkatan capaian Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) khususnya pada jenjang SD dan SMP.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta, Budi Santoso, menyatakan bahwa pendidikan karakter menjadi fondasi utama dalam menciptakan generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Ia mengungkapkan bahwa hasil Tes Kemampuan Akademik DIY berhasil meraih peringkat pertama secara nasional, yang diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran.
“Jika anak-anak memiliki karakter yang baik, maka aspek akademik akan mengikuti dan memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun masyarakat,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Budi juga menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh peserta, seraya mengajak untuk memperkuat nilai kebersamaan dan saling memaafkan sebagai bagian dari pembentukan karakter yang utuh.
Pemerintah Kota Yogyakarta berharap sinergi antara pemangku kepentingan pendidikan dapat terus diperkuat guna meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus membentuk generasi yang berkarakter di tengah dinamika perkembangan sosial nasional. (Fqh).

