Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

JIKF 2026 Ditutup, Delegasi 17 Negara Ramaikan Festival Layang-Layang Internasional di Yogyakarta

Senin, 13 Juli 2026 | Juli 13, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-13T07:09:27Z



Bantul, ISUETERKININEWS.COM – Jogja International Kite Festival (JIKF) 2026 resmi ditutup di Pantai Parangkusumo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (12/7/2026). Festival layang-layang internasional yang memasuki penyelenggaraan ke-11 itu diikuti delegasi dari 17 negara, puluhan komunitas layang-layang nasional, serta ribuan pengunjung.


JIKF 2026 diselenggarakan oleh Komunitas Angkasa Satu di bawah kepemimpinan RDA Yuristianto dengan dukungan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia melalui Event by Indonesia, Dinas Pariwisata DIY, Pemerintah Kabupaten Bantul, serta sejumlah mitra dan sponsor.


Penutupan festival ditandai dengan pengumuman para pemenang kompetisi layang-layang. Penghargaan tertinggi, Piala Raja JIKF 2026, diraih Rendy dari Tim Yudhistira, Sleman melalui karya layang-layang Train Naga yang mengangkat ornamen Candi Prambanan dan motif batik khas Yogyakarta.


"Ini merupakan kali kelima saya mengikuti Jogja International Kite Festival, dan akhirnya tahun ini bisa meraih Piala Raja. Tentu rasanya sangat bangga dan bersyukur karena persiapan yang kami lakukan selama kurang lebih dua bulan bersama Tim Yudhistira akhirnya membuahkan hasil," ungkap Rendy.


Selain Piala Raja, panitia menetapkan Pelayang Cilacap sebagai juara kategori Tradisional, Komam Kite sebagai juara kategori 2 Dimensi, Fakta Club sebagai juara kategori 3 Dimensi, Cakra Jawa Tengah sebagai juara kategori Train, dan Tatto Kite sebagai juara kategori Rokkaku.


Panitia juga memberikan penghargaan khusus kepada peserta internasional. Vietnam menerima penghargaan Best Performance, Jerman meraih Best Kite, Haiti memperoleh Best Performance Most Expressive, sedangkan China mendapat penghargaan Best Performance – Traditional Kite.


Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi internasional, panitia menyerahkan cenderamata kepada delegasi dari 17 negara. Prosesi tersebut berlangsung dengan para delegasi mengenakan pakaian tradisional khas negara masing-masing.


Ketua Panitia JIKF 2026, Anang Sarijiyanto, mengatakan penyelenggaraan festival tahun ini berjalan lancar dan mendapat respons positif dari peserta nasional maupun internasional.


"Secara keseluruhan penyelenggaraan JIKF 2026 berakhir dengan sangat memuaskan. Baik peserta internasional maupun nasional merasa senang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Harapan kami, JIKF dapat terus berkembang dengan kualitas yang semakin baik serta mendapat dukungan yang lebih besar agar mampu menjadi festival layang-layang bertaraf dunia," kata Anang.


Selama dua hari pelaksanaan, JIKF 2026 menghadirkan sejumlah agenda, di antaranya Ollanesia (Olimpiade Layang-Layang Pelajar Indonesia), kompetisi layang-layang nasional dan internasional, Night Flying Kite Show, pertunjukan budaya, pameran UMKM, dan riset pariwisata.


Penyelenggaraan JIKF 2026 menjadi bagian dari upaya memperkuat promosi pariwisata dan budaya Indonesia melalui kolaborasi pemerintah, komunitas, pelaku usaha, relawan, dan masyarakat. Festival ini juga diharapkan terus berkembang sebagai agenda internasional yang mampu mendorong sektor pariwisata, ekonomi kreatif, sekaligus mempererat hubungan antarnegara melalui diplomasi budaya. (Fqh).

×
Berita Terbaru Update