Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

JIKF 2026 Tarik Peserta Mancanegara, Pelayang Asal Lithuania Puji Keramahan dan Pesona Yogyakarta

Kamis, 02 Juli 2026 | Juli 02, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-02T12:09:19Z



Yogyakarta, ISUETERKININEWS.COM – Jogja International Kite Festival (JIKF) 2026 kembali menarik perhatian komunitas layang-layang internasional. Festival yang menjadi agenda tahunan di Daerah Istimewa Yogyakarta ini tidak hanya menghadirkan pertunjukan layang-layang dari berbagai negara, tetapi juga menjadi wadah pertukaran budaya sekaligus promosi pariwisata Indonesia di mata dunia.


Antusiasme peserta mancanegara terlihat dari kehadiran Saulė Varškevičiūtė, pelayang asal Lithuania. Dalam konferensi pers di Soeltan Cafe and Eatery, Yogyakarta, Rabu (1/7/2026), ia mengaku datang ke Indonesia setelah mendapat undangan dari komunitas pelayang internasional dan ingin mengenal budaya Indonesia secara lebih dekat.


"Saya datang ke Indonesia karena ingin merasakan pengalaman secara langsung dan bertemu dengan para pelayang dari berbagai negara. Sejauh ini penyelenggara sangat ramah, suasana kotanya indah, dan saya sangat menikmati kuliner lokal di Yogyakarta," kata Saulė.


Menurut Saulė, Jogja International Kite Festival bukan hanya ajang menerbangkan layang-layang, melainkan sebuah perayaan budaya yang mampu mempertemukan masyarakat dari berbagai negara melalui kreativitas dan semangat kebersamaan.


Ia juga mengapresiasi sambutan hangat masyarakat Yogyakarta yang membuat peserta internasional merasa nyaman selama mengikuti rangkaian kegiatan festival.


"Teruslah saling menjaga dan terus menerbangkan layang-layang. Saya berharap semakin banyak orang dapat ikut berpartisipasi dan mengunjungi Jogja International Kite Festival di masa mendatang," ungkapnya.


Jogja International Kite Festival 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11–12 Juli 2026 di Pantai Parangkusumo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Festival yang memasuki penyelenggaraan tahun ke-11 ini akan diikuti peserta dari 17 negara dengan menampilkan beragam layang-layang tradisional maupun kreasi modern.


Selain menjadi atraksi wisata yang menarik ribuan pengunjung, JIKF juga diharapkan mampu memperkuat posisi Yogyakarta sebagai destinasi wisata berbasis budaya dan event internasional. Kehadiran peserta dari berbagai negara dinilai menjadi bukti bahwa festival ini telah berkembang menjadi salah satu agenda internasional yang berperan dalam mempererat hubungan antarbangsa melalui seni dan tradisi.


Melalui penyelenggaraan JIKF 2026, Yogyakarta tidak hanya menawarkan pertunjukan visual yang memukau di langit Parangkusumo, tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya, keramahan masyarakat, dan potensi pariwisata Indonesia kepada komunitas internasional. (Fqh).

×
Berita Terbaru Update