Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Komunitas Jogja Menyapa Soroti Bahaya Hoaks, Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Media Sosial

Selasa, 21 Juli 2026 | Juli 21, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-21T15:07:01Z

Yogyakarta, ISUETERKININEWS.COM – Meningkatnya penggunaan media sosial di tengah masyarakat membawa banyak manfaat dalam mempercepat akses informasi dan komunikasi. Namun, di sisi lain, derasnya arus informasi juga memunculkan tantangan berupa penyebaran hoaks, ujaran kebencian, hingga konten provokatif yang berpotensi memecah persatuan.


Kondisi tersebut menjadi perhatian Komunitas Jogja Menyapa, komunitas pegiat media sosial di Daerah Istimewa Yogyakarta. Melalui kegiatan bertajuk "Peran Media Sosial dalam Menanggulangi Penyebaran Hoaks serta Edukasi Penggunaan Media Sosial Secara Bijak" yang digelar pada Senin (20/7/2026), komunitas ini mengajak masyarakat meningkatkan literasi digital sekaligus lebih cermat dalam menyikapi setiap informasi yang beredar di ruang digital.


Kegiatan yang diikuti puluhan anggota komunitas itu menjadi ruang diskusi mengenai dampak penyebaran informasi palsu terhadap kehidupan masyarakat. Hoaks dinilai tidak hanya menimbulkan keresahan, tetapi juga dapat memicu perpecahan, konflik sosial, hingga mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.


Ketua Komunitas Jogja Menyapa, Tomy Samudra, mengatakan media sosial kini menjadi salah satu sumber informasi utama bagi masyarakat. Karena itu, setiap pengguna memiliki tanggung jawab untuk memastikan informasi yang diterima maupun dibagikan telah melalui proses verifikasi.


"Media sosial memberikan manfaat yang luar biasa apabila digunakan secara bijak. Namun sebaliknya, informasi yang tidak benar atau hoaks dapat dengan cepat menimbulkan kegaduhan dan keresahan di tengah masyarakat. Karena itu, setiap pengguna media sosial harus lebih teliti sebelum membagikan suatu informasi," kata Tomy.


Menurutnya, masyarakat perlu membiasakan prinsip "Saring Sebelum Sharing", yakni memeriksa sumber informasi, memastikan kebenaran isi berita, serta tidak mudah menyebarkan konten yang bersifat provokatif, menyesatkan, maupun mengandung ujaran kebencian.


Tomy menilai upaya meningkatkan literasi digital harus dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat semakin kritis dalam memilah informasi. Dengan demikian, ruang digital dapat dimanfaatkan sebagai sarana berbagi pengetahuan, mempererat komunikasi, dan menyebarkan informasi yang bermanfaat.


Selain memberikan edukasi kepada para anggota, kegiatan tersebut juga menjadi ajakan kepada masyarakat luas untuk bersama-sama membangun ekosistem digital yang sehat, aman, dan produktif. Penyebaran informasi yang akurat dan bertanggung jawab diyakini mampu menciptakan suasana yang kondusif, khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta.


Komunitas Jogja Menyapa berharap edukasi mengenai literasi digital dapat terus digelar secara rutin sehingga semakin banyak masyarakat yang menjadi pengguna media sosial yang cerdas, bertanggung jawab, dan mampu menjaga persatuan di tengah derasnya arus informasi digital. (Fqh).

 

×
Berita Terbaru Update