Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Surakarta Gelar World Cup FanFest 2026 di Balai Kota, Padukan Nobar Piala Dunia dan Ekonomi Kreatif

Selasa, 14 Juli 2026 | Juli 14, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-14T09:10:15Z



Surakarta, ISUETERKININEWS.COM – Komunitas SOCreative bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Surakarta serta BPC HIPMI Surakarta akan menggelar Surakarta World Cup FanFest 2026 di Halaman Balai Kota Surakarta pada 14–20 Juli 2026. Festival yang terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya ini menghadirkan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang dipadukan dengan berbagai aktivitas ekonomi kreatif.


Kegiatan akan berlangsung setiap hari mulai pukul 15.00 WIB hingga dini hari, menyesuaikan jadwal pertandingan Piala Dunia 2026. Penyelenggara menargetkan festival tersebut menjadi ruang berkumpul masyarakat sekaligus wadah pemberdayaan pelaku ekonomi kreatif dan UMKM di Kota Surakarta.


Ketua Panitia Nobar Bola Gembira, Dading Baskoro, mengatakan penyelenggaraan World Cup FanFest tidak hanya berfokus pada tayangan pertandingan sepak bola, tetapi juga dirancang untuk memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.


"Melalui Surakarta World Cup FanFest 2026 ini, kami ingin membuktikan bahwa demam sepak bola dunia bisa direspons secara produktif melalui lensa industri kreatif. Dengan memadukan kompetisi esport, hiburan musik inklusif, hingga pelibatan 44 tenant UMKM lokal, kami berharap acara ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memutar roda ekonomi kreatif di Surakarta," kata Dading saat konferensi pers di Kantor BPC HIPMI Surakarta, Senin (13/7/2026).


Selama sepekan penyelenggaraan, pengunjung dapat mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari nobar pertandingan Piala Dunia, turnamen esport FC26, podcast sepak bola, kompetisi prediksi juara, hingga pemutaran film hasil kolaborasi dengan Forum Filmmaker Solo Raya (FORFIS).


Festival juga menghadirkan 44 tenant UMKM yang menawarkan produk kuliner dan kerajinan lokal. Selain itu, panggung hiburan akan diisi penampilan musisi lokal dengan berbagai genre, mulai dari rock hingga keroncong, serta pembagian doorprize dan permainan interaktif di sela-sela pertandingan.


Kolaborasi antara SOCreative, Dispora Kota Surakarta, dan BPC HIPMI Surakarta diharapkan mampu menjadi contoh sinergi antara komunitas, pemerintah, dan dunia usaha dalam memanfaatkan momentum ajang olahraga internasional untuk menggerakkan sektor ekonomi kreatif.


Penyelenggara mengajak masyarakat Solo dan sekitarnya untuk memanfaatkan festival tersebut sebagai ruang kebersamaan selama berlangsungnya Piala Dunia 2026 dengan tetap menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersihan lingkungan.


Surakarta yang telah menjadi bagian dari UNESCO Creative Cities Network (UCCN) terus mendorong penyelenggaraan kegiatan berbasis kreativitas sebagai salah satu strategi memperkuat identitas kota sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat melalui sektor kreatif. (Fqh).

×
Berita Terbaru Update