Notification

×

Iklan

Iklan

Wakil Sekretaris solidaritas pers Indonesia angkat bicara,terkait dengan seorang siswa yang dikeluarakan dari sekolah.

Kamis, 07 Maret 2024 | Maret 07, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-03-07T14:53:45Z


Bagan sinembah - ISUETERKININEWS.COM

Seorang siswa inisial (MZP) tidak di benarkan masuk kesekolah di duga ada persoalan yang di lakukan oleh siswa tersebut.siswa tersebut sedang duduk di kls 12 Di SMA 1 kecamatan bagan Sinembah,kabupaten rokan hilir.


Dengan adanya persoalan tersebut Mr. Rantor situmorang, Cmd.  sebagai pengawas di  Dewan pimpinan Daerah solidaritas pers Indonesia (DPD -SPI) telah menelusuri persoalan tersebut atas dugaan terindikasi seorang murid siswa telah melakukan perbuatan yang tidak baik itu. Dan sehingga pada ahir nya Mr. Rantor situmorang, Cmd. menunjuk surat dari pernyataan  dari datin penghulu harapan makmur. 


Alih alih pembicaraan dalam salah satu awak media legimin yang tergabung di solidaritas pers Indonesia di kabupaten Rokan hilir, telah mengkonfirmasi kepala sekolah SMA 1 , sopian dalam konfirmasi tersebut legimin menjelaskan, "



"Ketika dikonfirmasi tim investigasi awak media ISUETERKININEWS.COM melalui Akun Watshapp pribadi nya"saudara Sopyan mengatakan,murid siswa pelajar di SMAN 1 ini sudah berulang kali melakukan dan sudah membuat perjanjian terhadap pihak sekolah SMAN 1 kecamatan Bagan Sinembah ini tidak akan mengulangi atas perbuatannya lagi.


"Dasar kami untuk memulangkan siswa tersebut  itu"kami sudah lakukan investigasi dan lakukan Introgasi terhadap dua siswa  tersebut ,"mengaku telah melakukan tindakan tersebut pak,ungkap kepsek kepada tim awak media melalui Akun Watshapp pribadi nya.kamis tanggal 7/3/2024 pukul 13.00 wib.


"Mengenai apa yang diterbitkan di media sosial surat pernyataan dari pihak kepenghuluan harapan makmur," kami dari pihak sekolah  baru saja menerima surat pernyataan yang ditanda tangani penghulu Emi pada tanggal 27 Febuari tersebut.padahal kejadian sudah hampir satu bulan sejak tanggal kejadian 9 Febuari 2024 sekarang sudah tanggal 7 Maret 2024,

Untuk bukti pernyataan yang dibuat siswa tersebut nanti kita kirim pak, jelas Sopyan kepsek kepada tim awak media.


Dalam terjadi nya konfirmasi tersebut, awak media menunggu surat perjanjian tersebut agar dapat di tunjukkan namun sampai saat ini belum juga dapat di tunjukan baik secara langsung, mau pun secara pengiriman dari whatsapp. 


M.Ritonga selaku wakil Sekretaris pers Indonesia di kabupaten Rokan hilir menanggapi hal yang di alami oleh siswa tersebut,menyangkan tindakan yang di buat oleh kepala sekolah tersebut karena tidak lah harus mengeluarkan anak didik di sekolah tanpa ada nya pemberitahuan kepada orang tua murid. Sebagai mana di sebut apapun persoalannya tetap melakukan dialog kepada orang tua nya dan bila harus di butuhkan kepsek atau pun wali kelas nya memberikan surat panggilan kepada orang tua murid tsb. 


Mengingat dan menimbang karena pada saat ini sudah mau memasuki ujian karena penting nya para siswa wajib belajar dan butuh mata pelajaran dari gurunya agar dapat mengikuti ujian nanti. Yang seharusnya hal ini tidak perlu di besar besarkan, karena siswa tersebut juga merupakan anak dari guru juga sepanjang masuk jam sekolah. Saya juga sudah melakukan konfirmasi kepada kepsek nya namun tidak tercapai, sebab di telpon tidak di anggakat dan di WAG tidak di balas, tutur M. Ritonga kepada awak media. 


Lanjut M. Ritonga menjelaskan kepada awak media  dalam permasalahan ini, berhubung karena kepsek nya tidak bisa berkomunikasi, sehingga mencoba menghubungi Tengku paujan tambusai selaku kadisdik provinsi Riau melalui pesan WhatsApp nya. 07/3/2024.


Dalam pesan whatsapp tersebut saya menyampaikan tentang ada nya persoalan Terhadap siswa yang tidak di benarkan masuk ke sekolah kepada kadisdik. Dan meneruskan surat pernyataan dari Datin penghulu harapan makmur Emi yang di kirimkan oleh kantor situmorang selaku pengawas di DPD SPI kabupaten Rokan hilir. 


Tengku paujan menjelaskan dalam pesan whatsapp nya menanggapi Terkait dengan persoalan tersebut, "waalaikum salam Pak.. Terimakasih atas informasinya saya coba kordinasi sama kacab di sana ya pak, " ungkapnya. Dan sekaligus kadisdik memberikan nomor whatsapp kacab nya agar bisa berkomunikasi ke kacap langsung, namun sayang nya kacab tesebut tidak dapat mengangkat telpon dan juga tidak menyahut salam perkenalan dari saya melalui pesan whatsapp ,pesan whatsapp tersebut di duga sudah di baca kacab tersebut ungkap M. Ritonga menjelaskan kepada awak media.jadi saya berharap kepada Tengku paujan selaku kadisdik agar mana kiranya siswa tersebut agar dapat belajar seperti biasa nya. Seraya menutup pesan rilis nya.

×
Berita Terbaru Update