Notification

×

Iklan

Iklan

KPU Sleman Nilai Pemilihan RT/RW Condongcatur Cerminkan Demokrasi Substantif

Senin, 12 Januari 2026 | Januari 12, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-12T11:47:45Z



Sleman, ISUETERKININEWS.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman menilai pelaksanaan Pemilihan Ketua RT dan RW Periode 2026–2031 di Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, mencerminkan praktik demokrasi substantif di tingkat masyarakat. Pemilihan yang digelar serentak sejak Desember 2025 hingga Januari 2026 tersebut dilaksanakan dengan mekanisme menyerupai Pemilu, mulai dari penggunaan surat suara, bilik dan kotak suara, tinta, hingga penghitungan suara yang dilengkapi berita acara resmi.

Penilaian tersebut disampaikan KPU Sleman saat melakukan pemantauan langsung Pemilihan Ketua RW 43 Padukuhan Kayen, Condongcatur, pada Minggu (11/1/2026). Hadir dalam kegiatan tersebut Komisioner KPU Sleman Divisi Partisipasi Masyarakat dan Sosialisasi Pendidikan Pemilih (Parmas & Sosdiklih) bersama jajaran Sekretariat KPU Sleman, didampingi mantan Ketua PPK Depok serta Humas Kalurahan Condongcatur.


Komisioner Divisi Parmas & Sosdiklih KPU Sleman, Huda Al Amna, menuturkan bahwa pemilihan RT dan RW yang dilaksanakan secara langsung oleh warga menunjukkan kedewasaan berdemokrasi di tingkat lingkungan. Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat dalam seluruh tahapan menjadi indikator kuat demokrasi yang tidak sekadar prosedural, tetapi juga bermakna.


“Pemilihan RT/RW di Condongcatur ini tidak hanya menjalankan teknis pemungutan suara, tetapi juga melalui proses sosialisasi, penjaringan calon, hingga penghitungan yang transparan. Ini mencerminkan demokrasi substantif karena warga benar-benar terlibat dan memahami prosesnya,” ujar Huda Al Amna di sela-sela pemantauan, Minggu (11/1/2026).


Ia menambahkan, KPU Sleman mendukung penuh kegiatan tersebut sebagai bagian dari pendidikan politik masyarakat. Bahkan, atas permohonan panitia, KPU Sleman memfasilitasi peminjaman logistik Pemilu seperti bilik suara dan kotak suara guna mendukung kelancaran pelaksanaan pemungutan suara di sejumlah padukuhan di Condongcatur.


Sementara itu, mantan Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Depok sekaligus mantan Ketua PPS Condongcatur, Wuri Handayani, S.Sos, mengatakan antusiasme warga dalam pemilihan RT/RW kali ini sangat tinggi. Ia menyebut banyak panitia pemilihan berasal dari mantan KPPS maupun generasi muda yang baru pertama kali terlibat dalam kepanitiaan.


“Saya menyaksikan langsung di beberapa padukuhan, panitia dan warga begitu bersemangat. Bahkan ada inisiatif swadaya dari kas RT/RW untuk menyediakan konsumsi gratis dan doorprize agar warga datang ke TPS,” jelasnya.


Menurut Wuri, kondisi tersebut menunjukkan kesadaran politik masyarakat Condongcatur berjalan dengan baik. Ia menuturkan bahwa pemilihan RT/RW bisa menjadi sarana pembelajaran demokrasi dan regenerasi penyelenggara, khususnya bagi anak-anak muda yang ke depan diharapkan dapat berkontribusi pada Pemilu 2029.


Humas Kalurahan Condongcatur, Wasana, SH, menambahkan bahwa hasil pemilihan 212 Ketua RT dan 64 Ketua RW se-Condongcatur wajib dilaporkan ke pemerintah kalurahan paling lambat 15 Januari 2026, lengkap dengan berita acara. 


Lebih lanjut, Wasana juga menyampaikan bahwa pengukuhan RT dan RW terpilih direncanakan akan dilaksanakan secara serentak pada Maret atau April 2026. 


"Adapun pada Pemilihan Ketua RW 43 Padukuhan Kayen, persaingan berlangsung ketat dengan Warijo memperoleh 154 suara dan Harsono 148 suara, selisih hanya enam suara," pungkasnya. (Fqh).

×
Berita Terbaru Update