Notification

×

Iklan

Iklan

BULOG Yogyakarta Optimalkan Penyerapan Gabah dan Beras Dukung Ketahanan Pangan

Minggu, 25 Januari 2026 | Januari 25, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-25T13:47:22Z



Bantul, ISUETERKININEWS.COM – Perum BULOG Kantor Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta terus memperkuat perannya dalam menjaga ketahanan pangan melalui optimalisasi penyerapan gabah dan beras petani. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui pelaksanaan program Serapan Gabah Petani (Sergap) yang kembali digelar pada Minggu, 25 Januari 2026, di sejumlah wilayah sentra produksi padi di DIY.




Kegiatan Sergap tersebut berlangsung di beberapa titik, salah satunya di Dusun Jaten, Kalurahan Triharjo, Kapanewon Pandak, Kabupaten Bantul, yang merupakan wilayah dengan potensi panen padi cukup besar. Kehadiran BULOG di lokasi panen menjadi bukti nyata dukungan pemerintah dalam memberikan kepastian pasar bagi petani.


Pemimpin Perum BULOG Kanwil Yogyakarta, Dedi Aprilyadi, bersama Manager Pengadaan Nur Fuad Indra Mitra dan Manager Operasional dan Pelayanan Publik Suudi Mut’im, secara langsung meninjau proses pembelian gabah petani. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses penyerapan berjalan sesuai prosedur serta harga yang diterima petani mengacu pada ketentuan pemerintah.


Dalam keterangannya, Nur Fuad Indra Mitra mengungkapkan bahwa kinerja penyerapan gabah dan beras di wilayah DIY menunjukkan hasil yang positif sejak awal tahun 2026.


“Per akhir Januari 2026, BULOG Kanwil Yogyakarta telah menyerap sebanyak 3.142 ton setara beras. Angka ini merupakan bagian dari target penyerapan tahun 2026 sebesar 195.920 ton setara beras, dan realisasinya sudah melampaui target penyerapan bulan Januari,” ujar Manager Pengadaan, Nur Fuad Indra Mitra dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (25/1/2026).


Ia menambahkan, capaian tersebut mencerminkan kesiapan BULOG dalam menjalankan mandat pemerintah untuk menjaga ketersediaan stok pangan nasional sekaligus melindungi harga gabah di tingkat petani.


“Penyerapan yang optimal ini tidak terlepas dari kerja sama yang solid antara BULOG, petani, gapoktan, serta dukungan pemerintah daerah. Sinergi ini akan terus kami perkuat ke depannya,” katanya.


Sementara itu, Dedi Aprilyadi menegaskan bahwa seluruh jajaran BULOG di wilayah kerja DIY, termasuk Kantor Cabang Magelang dan Kantor Cabang Banyumas, telah disiagakan untuk menghadapi masa panen dan memastikan penyerapan gabah petani berjalan maksimal.


“Kami siap melaksanakan penugasan pemerintah sesuai target yang telah ditetapkan. BULOG berkomitmen mendukung kebijakan Presiden Republik Indonesia terkait penyerapan 4 juta ton gabah dan beras secara nasional guna menjaga keberlanjutan swasembada pangan,” jelas Dedi.


Menurutnya, program penyerapan gabah dan beras merupakan instrumen penting dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah dinamika produksi pertanian.


“Dengan penyerapan yang konsisten dan terukur, stok pangan nasional tetap aman dan petani mendapatkan kepastian harga atas hasil panennya,” tuturnya.


Lebih lanjut, Dedi juga mengajak para petani dan gabungan kelompok tani (gapoktan) di wilayah DIY untuk memanfaatkan program Sergap dengan menjual gabahnya kepada BULOG saat masa panen tiba.


“Kami mengimbau petani agar menjual gabahnya kepada BULOG dengan harga Gabah Kering Panen (GKP) sebesar Rp6.500 per kilogram, sesuai kebijakan pemerintah. BULOG siap menampung hasil panen petani demi menjaga ketahanan pangan nasional,” pungkasnya. (Fqh).



×
Berita Terbaru Update