Notification

×

Iklan

Iklan

Kementerian HAM Pantau Kesiapan Angkutan Lebaran 2026 di Daop 6 Yogyakarta

Senin, 16 Maret 2026 | Maret 16, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-16T15:29:35Z



Yogyakarta, ISUETERKININEWS.COM — Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) melakukan pemantauan terhadap kesiapan layanan transportasi kereta api menjelang masa Angkutan Lebaran 2026 di Stasiun Yogyakarta. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat selama periode mudik dapat berjalan dengan baik.


Pemantauan tersebut dilakukan oleh Direktorat Pelayanan Hak Asasi Manusia (Ditpelayananham) Kementerian HAM pada Minggu (15/3/2026). Rombongan dipimpin oleh Tenaga Ahli Kementerian HAM, Ifdhal Kasim, dan diterima langsung oleh jajaran manajemen PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta.


Deputy EVP 6 KAI Daop 6 Yogyakarta, Rahim Ramdhani, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah untuk memastikan operasional kereta api selama masa Angkutan Lebaran berlangsung aman dan lancar, sekaligus memberikan kenyamanan bagi para penumpang.


Ia menjelaskan, berbagai persiapan tersebut mencakup peningkatan layanan di stasiun, kesiapan sarana dan prasarana, penambahan serta penguatan personel operasional, hingga langkah antisipasi pada sejumlah titik yang masuk kategori Daerah Perhatian Khusus (Dapsus).


“Upaya-upaya ini kami lakukan untuk mengurangi potensi gangguan perjalanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran, sehingga pelanggan dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” ujar Rahim.


Sementara itu, Tenaga Ahli Kementerian HAM, Ifdhal Kasim, menyampaikan apresiasinya terhadap kesiapan KAI Daop 6 Yogyakarta dalam menghadapi lonjakan penumpang pada musim mudik Lebaran.


Menurutnya, berbagai langkah yang telah disiapkan menunjukkan komitmen KAI dalam memberikan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan layak bagi masyarakat.


“Kami mengapresiasi berbagai upaya yang telah dilakukan KAI Daop 6 Yogyakarta, terutama dalam mengantisipasi potensi gangguan operasional selama masa mudik,” kata Ifdhal.


Ia berharap seluruh perencanaan yang telah disusun dapat berjalan dengan baik sehingga para pemudik yang menggunakan kereta api dapat memperoleh pelayanan yang maksimal.


Dalam kesempatan tersebut, jajaran manajemen KAI Daop 6 Yogyakarta juga memaparkan sejumlah strategi penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026, mulai dari pengaturan operasional perjalanan kereta api, peningkatan layanan pelanggan, hingga langkah-langkah mitigasi terhadap kemungkinan gangguan operasional.


Setelah sesi pemaparan, rombongan Ditpelayananham Kementerian HAM bersama manajemen KAI Daop 6 Yogyakarta melakukan peninjauan langsung ke beberapa fasilitas pelayanan di Stasiun Yogyakarta.


Beberapa lokasi yang ditinjau di antaranya pos kesehatan, ruang tunggu penumpang, ruang tunggu kereta api bandara, area gate KRL, serta memantau pergerakan penumpang di area stasiun.


Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan bahwa kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk memastikan layanan transportasi publik selama masa mudik Lebaran tetap berjalan optimal dengan mengutamakan aspek keselamatan dan kenyamanan pelanggan.


“Melalui pemantauan ini kami berharap pelayanan transportasi kereta api selama masa Angkutan Lebaran dapat berjalan dengan baik. KAI Daop 6 berkomitmen memberikan layanan yang aman, nyaman, dan selamat bagi seluruh pelanggan,” jelas Feni.


Ia juga mengimbau masyarakat yang akan menggunakan kereta api selama periode Angkutan Lebaran untuk merencanakan perjalanan dengan baik, datang lebih awal ke stasiun, serta mematuhi ketentuan yang berlaku demi kelancaran perjalanan bersama. (Fqh).

×
Berita Terbaru Update