Sleman, ISUETERKININEWS.COM – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, pengurus RW 45 Padukuhan Kayen, Condongcatur, Depok, Sleman kembali melaksanakan tradisi tahunan dengan membagikan bingkisan Lebaran kepada warga. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat kebersamaan di lingkungan masyarakat.
Pembagian bingkisan tahun ini dilaksanakan pada Minggu, 15 Maret 2025. Para pemuda yang tergabung dalam IMAMIKA '45 (Ikatan Muda Mudi Kayen RW 45) terlibat langsung dalam proses distribusi dengan mengantarkan paket bingkisan ke rumah-rumah warga.
Ketua RW 45, Sukirman S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sudah menjadi tradisi yang rutin dilaksanakan setiap tahun dan terus dijaga hingga sekarang.
“Bingkisan ini sebagai Tondo Tresno, atau tanda kasih sekaligus ungkapan terima kasih kepada seluruh warga atas kebersamaan dan kerja sama yang terjalin baik selama ini,” kata Sukirman.
Ia menjelaskan, pada tahun ini pengurus RW menyiapkan 132 paket bingkisan Lebaran untuk dibagikan kepada warga. Setiap paket memiliki nilai sekitar Rp150.000 dan berisi sejumlah kebutuhan pokok seperti sirup, minyak goreng, gula pasir, roti kaleng, kecap, saus, mi instan, kopi dan susu sachet, permen, serta aneka camilan.
Proses pengemasan bingkisan tersebut dikoordinasikan oleh ibu-ibu pengurus RT dan RW sebelum kemudian didistribusikan kepada warga.
Menurut Sukirman, pendanaan kegiatan ini bersumber dari kas RW yang selama ini dikelola bersama serta dukungan donatur dari warga yang memiliki kemampuan lebih dan ingin berbagi dengan lingkungan sekitar.
Ia menambahkan, kegiatan ini tidak hanya bertujuan membantu kebutuhan warga menjelang Lebaran, tetapi juga untuk menumbuhkan semangat kepedulian sosial dan budaya saling berbagi di tengah masyarakat.
Bendahara RW 45, Darisman, mengatakan pengelolaan kas RW dilakukan secara terbuka dengan prinsip dari warga, oleh warga, dan untuk warga.
Setiap pertemuan rutin warga yang digelar pada malam Selasa Kliwon, laporan pemasukan dan pengeluaran kas selalu disampaikan kepada warga. Selain itu, setiap enam bulan sekali pengurus juga menyusun laporan tertulis mengenai arus keuangan yang kemudian dibagikan kepada seluruh warga sebagai bentuk transparansi.
“Sebagian besar pemasukan kas RW berasal dari jimpitan atau iuran ronda malam serta dana pembangunan. Dana tersebut kemudian dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan bersama,” ungkap Darisman.
Ia menjelaskan, kas RW digunakan untuk pemeliharaan aset lingkungan, pembangunan sarana dan prasarana, pengadaan perlengkapan inventaris seperti kursi dan tikar, hingga kegiatan sosial bagi warga yang sakit maupun yang mengalami musibah.
Selain kegiatan pembagian bingkisan Lebaran, warga RW 45 juga memiliki tradisi Syawalan bersama yang dilaksanakan setiap tanggal 2 Syawal. Kegiatan ini biasanya digelar di ruang terbuka, tepatnya di depan pos ronda dan di perempatan jalan lingkungan.
Acara dilaksanakan pada pagi hari agar seluruh warga dapat ikut serta, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Warga biasanya membawa aneka buah-buahan, minuman, dan makanan ringan untuk dinikmati bersama dalam suasana kekeluargaan.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, pengurus RW berharap kebersamaan dan rasa solidaritas antarwarga di lingkungan RW 45 Kayen Condongcatur dapat terus terjaga. Tradisi berbagi yang telah berlangsung selama bertahun-tahun ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi lingkungan lain dalam membangun kepedulian sosial di masyarakat. (Fqh).
