Notification

×

Iklan

Iklan

Daop 6 Yogyakarta Perketat Keselamatan KA, Tiga Perlintasan Liar Ditutup

Sabtu, 18 April 2026 | April 18, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-18T14:57:09Z




Yogyakarta, ISUETERKININEWS.COM — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta terus memperkuat upaya peningkatan keselamatan perjalanan kereta api selama Triwulan I 2026. Sejumlah langkah konkret dilakukan, terutama di titik-titik perlintasan sebidang yang dinilai rawan kecelakaan.


Sepanjang Januari hingga Maret 2026, Daop 6 menutup tiga perlintasan sebidang liar maupun yang tidak dijaga. Lokasinya berada di lintas Solo Kota–Sukoharjo KM 6+2/3 serta di lintas Sukoharjo–Pasarnguter pada KM 17+7/8 dan KM 17+8/9.


Penutupan tersebut menjadi bagian dari upaya menekan risiko kecelakaan, baik bagi perjalanan kereta api maupun pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.


Selain itu, edukasi kepada masyarakat juga terus digencarkan. Hingga akhir Maret 2026, Daop 6 telah menggelar 217 kegiatan sosialisasi. Rinciannya, 212 kegiatan dilakukan di perlintasan sebidang, sementara lima lainnya menyasar sekolah dan lingkungan masyarakat.


Langkah ini dilakukan untuk mendorong kesadaran serta kedisiplinan masyarakat saat beraktivitas di sekitar jalur rel.


Di sisi lain, Daop 6 juga menambah fasilitas keselamatan berupa perangkat pengeras suara di sembilan titik perlintasan. Perangkat ini berfungsi memberikan imbauan langsung kepada pengguna jalan agar lebih waspada dan mematuhi rambu saat melintas.


Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam operasional perkeretaapian.


“Keselamatan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab bersama. Kami terus melakukan berbagai upaya, mulai dari penertiban perlintasan, sosialisasi, hingga pembinaan petugas di lapangan untuk menekan potensi kecelakaan,” kata Feni dalam keterangan tertulis yang diterima, Jum'at (17/4/2026).


Ia juga mengingatkan masyarakat agar disiplin mematuhi rambu dan aturan saat melintasi perlintasan sebidang.


Tak hanya fokus pada infrastruktur dan edukasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian. Hingga Triwulan I 2026, Daop 6 telah menyelenggarakan pembinaan bagi petugas penjaga perlintasan (PJL) hingga angkatan ke-7, termasuk bekerja sama dengan petugas dari Dinas Perhubungan.


Sementara itu, jajaran manajemen secara rutin melakukan pemantauan dan evaluasi melalui kegiatan “Tilik Perlintasan Sebidang” setiap bulan. Kegiatan ini bertujuan memastikan petugas menjalankan tugas sesuai prosedur sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan di lapangan.


Ke depan, KAI Daop 6 Yogyakarta memastikan akan terus memperkuat berbagai aspek keselamatan guna mendukung perjalanan kereta api yang aman dan nyaman bagi masyarakat. (Fqh).

×
Berita Terbaru Update