Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Condongcatur Gelar Malam Tirakatan Hari Jadi ke-110 Kabupaten Sleman

Jumat, 15 Mei 2026 | Mei 15, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-15T13:30:10Z



Sleman, ISUETERKININEWS.COM — Pemerintah Kalurahan Condongcatur mengadakan Malam Tirakatan memperingati Hari Jadi ke-110 Kabupaten Sleman di Pendopo Kromoredjan Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kamis (14/5/2026) malam. Kegiatan berlangsung sederhana, namun penuh khidmat dan kebersamaan.


Malam tirakatan tersebut digelar mengacu pada Surat Edaran Pemerintah Kabupaten Sleman tentang Pedoman Peringatan Hari Jadi ke-110 Kabupaten Sleman Tahun 2026.


Sejumlah unsur hadir dalam acara tersebut, di antaranya Panewu Depok Rahmat Harinawan, S.Sos., M.Si., Lurah Condongcatur Dr. Reno Candra Sangaji, S.IP., M.IP., BPKal Condongcatur, pamong kalurahan, lembaga kemasyarakatan, BUMKal Nyawiji Condongcatur, KDMP Condongcatur, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.


Dalam sambutannya, Lurah Condongcatur Dr. Reno Candra Sangaji mengajak seluruh peserta tirakatan untuk bersyukur kepada Allah SWT atas kesehatan dan kesempatan sehingga dapat bersama-sama mengikuti peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman.


“Semoga Kabupaten Sleman semakin maju, guyub rukun, gemah ripah loh jinawi, dan masyarakatnya semakin sejahtera,” kata Reno.


Pada kesempatan itu, Reno juga mengungkapkan rasa bangga atas capaian TP Posyandu Kalurahan Condongcatur dan TP Posyandu Asparagus II yang berhasil meraih Juara I dan melaju mewakili ke tingkat nasional.


Menurutnya, prestasi tersebut tidak lepas dari kerja sama antara pemerintah kalurahan dan masyarakat dalam memenuhi enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), dengan hasil penilaian tertinggi se-DIY.


Selain itu, Reno turut menyampaikan sejumlah perkembangan pembangunan dan pengelolaan usaha desa di Condongcatur. Salah satunya operasional Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Condongcatur di wilayah Pringwulung yang mulai berjalan sejak Januari 2026 di bawah pengelolaan BUMKal Nyawiji Condongcatur.


Tak hanya itu, Pertashop di Padukuhan Pondok disebut menjadi Pertashop dengan penjualan tertinggi kedua di Indonesia.


“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat dan upaya pengembangan usaha desa yang terus dilakukan untuk meningkatkan pendapatan kalurahan,” ungkapnya.


Sementara itu, Panewu Depok Rahmat Harinawan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kalurahan Condongcatur atas terselenggaranya malam tirakatan tersebut.


Menurut Rahmat, kegiatan itu juga menjadi momentum untuk mengingatkan masyarakat bahwa setiap tanggal 15 Mei diperingati sebagai Hari Jadi Kabupaten Sleman.


Rahmat Harinawan yang baru sekitar satu bulan bertugas sebagai Panewu Depok juga meminta dukungan dari seluruh kalurahan di wilayah Kapanewon Depok agar dapat menjalankan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal.


Ia berharap seluruh pamong kalurahan terus hadir di tengah masyarakat dan mampu menciptakan suasana wilayah yang aman, nyaman, ayem, serta harmonis.


Dalam acara itu, Rahmat juga membacakan sambutan Bupati Sleman Harda Kiswaya. Dalam sambutannya, Bupati Sleman menegaskan bahwa malam tirakatan bukan hanya kegiatan seremonial tahunan, melainkan bentuk rasa syukur atas perjalanan Kabupaten Sleman yang kini memasuki usia ke-110 tahun.


Tirakatan, menurut Bupati Sleman, menjadi sarana introspeksi diri, laku prihatin, sekaligus upaya mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.


Melalui momentum tersebut, masyarakat diajak meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat kepedulian sosial dan lingkungan, serta menjaga hubungan baik antarsesama.


Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk terus hidup sederhana, menjunjung nilai kejujuran dan ketulusan, serta mengenang perjuangan para leluhur dalam membangun Kabupaten Sleman.


Dalam sambutan itu juga disampaikan pentingnya menjaga semangat persatuan, gotong royong, dan kerukunan demi mewujudkan Sleman yang maju, adil, makmur, lestari, dan berkeadaban sesuai tema Hari Jadi ke-110 Kabupaten Sleman, yakni “Nggendong Mikul Murih Rahayuning Sleman”.


Tema tersebut dimaknai sebagai semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat untuk terus bergerak bersama demi keselamatan dan kesejahteraan warga Sleman.


Setelah pembacaan sambutan Bupati Sleman, acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin Dukuh Gandok Supriyono Atmojo.


Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Lurah Condongcatur Dr. Reno Candra Sangaji yang diserahkan kepada Panewu Depok Rahmat Harinawan sebagai simbol rasa syukur.


Suasana keakraban semakin terasa saat seluruh peserta menikmati ramah tamah dan makan bersama dengan sajian nasi gudangan serta ingkung ayam Jawa. (Fqh).

×
Berita Terbaru Update