Yogyakarta, ISUETERKININEWS.COM – Perum BULOG Kantor Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat capaian impresif dalam pelaksanaan pengadaan gabah dan beras petani sepanjang 2026. Hingga awal Juni 2026, BULOG DIY berhasil menyerap sebanyak 178 ribu ton setara beras atau sekitar 91 persen dari target pengadaan tahun ini yang ditetapkan sebesar 196 ribu ton setara beras.
Capaian tersebut menjadikan DIY sebagai salah satu wilayah dengan kinerja pengadaan terbaik secara nasional, sekaligus memperkuat stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang menjadi instrumen penting dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga beras.
Pemimpin Perum BULOG Kanwil Yogyakarta, Dedi Aprilyadi, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi berbagai pihak yang terlibat dalam program penyerapan gabah dan beras petani.
“Capaian pengadaan hingga 178 ribu ton setara beras ini tidak terlepas dari dukungan seluruh pihak, mulai dari petani, kelompok tani dan gapoktan, TNI, Polri, penyuluh pertanian lapangan, pemerintah daerah, mitra penggilingan, hingga seluruh insan BULOG yang bekerja tanpa mengenal waktu selama musim panen berlangsung,” kata Dedi, Rabu (3/6/2026).
Menurutnya, meningkatnya produksi pertanian di sejumlah wilayah turut mendorong keberhasilan pengadaan tahun ini. Selain itu, berbagai program pemerintah seperti mekanisasi pertanian, pompanisasi, dan optimalisasi lahan dinilai berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas petani.
Dalam menjalankan penugasan pemerintah, BULOG terus menyerap Gabah Kering Panen (GKP) petani dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram. Kebijakan tersebut memberikan kepastian harga sekaligus menjamin terserapnya hasil panen petani di tengah musim panen raya.
“BULOG hadir untuk memastikan hasil panen petani terserap secara optimal. Kami ingin petani memperoleh kepastian harga dan kepastian pasar, sehingga mereka dapat terus berproduksi dan berkontribusi dalam mewujudkan swasembada pangan nasional,” jelasnya.
Dengan realisasi yang telah mencapai 91 persen dari target tahunan pada awal Juni, BULOG DIY optimistis target pengadaan tahun 2026 dapat tercapai dalam waktu dekat. Bahkan, capaian tersebut berpotensi melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah.
“Kami optimistis target pengadaan tahun 2026 dapat segera tercapai. Dengan masih berlangsungnya panen di sejumlah wilayah dan dukungan seluruh stakeholder, kami yakin capaian pengadaan tahun ini dapat melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah,” tambah Dedi.
Secara nasional, Perum BULOG juga mencatatkan rekor baru dalam pengadaan gabah dan beras. Hingga 3 Juni 2026, realisasi pengadaan nasional telah mencapai 3,01 juta ton setara beras atau sekitar 75 persen dari target nasional sebesar 4 juta ton.
Keberhasilan penyerapan tersebut turut memperkuat stok Cadangan Beras Pemerintah yang kini mencapai lebih dari 5 juta ton. Jumlah tersebut menjadi level tertinggi dalam sejarah modern pengelolaan pangan nasional dan memberikan jaminan ketersediaan beras untuk berbagai program pemerintah, mulai dari stabilisasi harga, bantuan pangan, hingga antisipasi kondisi darurat dan gejolak pasar.
BULOG DIY menegaskan komitmennya untuk terus berada di garis depan dalam menjaga keberlanjutan penyerapan hasil panen petani, memperkuat cadangan pangan pemerintah, serta mendukung terwujudnya ketahanan dan swasembada pangan nasional. (Fqh).

