Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Pemkot Yogyakarta Raih Penghargaan KPK, Jadi Percontohan Nasional Program ASN Berintegritas

Kamis, 18 Juni 2026 | Juni 18, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-18T15:56:17Z


Jakarta, ISUETERKININEWS.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta kembali mencatat prestasi di tingkat nasional. Pemkot Yogyakarta terpilih sebagai salah satu dari 12 instansi yang menjadi peserta piloting Program Pembelajaran Integritas Berbasis e-Learning bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang digagas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.


Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua KPK, Setyo Budiyanto, kepada Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, di Kantor Lembaga Administrasi Negara, Jakarta, Rabu (17/6/2026).


Ketua KPK Setyo Budiyanto menjelaskan, Program e-Learning ASN Berintegritas dirancang untuk membangun ekosistem birokrasi yang bersih melalui penguatan integritas berbasis pendidikan dan pelatihan.


“Program ini menggabungkan berbagai media pembelajaran digital seperti video, infografis, audio naratif, simulasi studi kasus, hingga evaluasi pembelajaran yang memungkinkan ASN memahami sekaligus menginternalisasi nilai-nilai antikorupsi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujar Setyo.


Pembelajaran dalam program tersebut dikemas melalui konsep “Labirin Integritas”, yang menggambarkan perjalanan ASN dalam menghadapi berbagai dilema etika dan risiko korupsi di lingkungan kerja.


Terdapat enam modul utama yang membahas nilai dasar ASN BerAKHLAK, integritas dalam pelayanan publik, pencegahan korupsi, pengelolaan konflik kepentingan, penolakan gratifikasi, hingga peran ASN sebagai agen perubahan.


Pada tahap implementasi awal, program tersebut telah diuji coba kepada lebih dari 50 ribu ASN yang berasal dari 12 kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah di Indonesia. Tahap piloting dilakukan untuk mengukur efektivitas materi, tingkat partisipasi peserta, pengalaman pengguna, hingga dampak pembelajaran terhadap penguatan integritas ASN.


Menurut Setyo, Pemkot Yogyakarta menjadi salah satu pemerintah daerah yang menunjukkan capaian positif dalam pelaksanaan program tersebut. Berdasarkan data KPK per 22 Mei 2026, Pemkot Yogyakarta menargetkan 250 ASN mengikuti program pembelajaran integritas.


Namun realisasinya mencapai 324 ASN atau setara 129,6 persen dari target yang ditetapkan. Capaian tersebut menempatkan Pemkot Yogyakarta sebagai salah satu instansi yang berhasil melampaui target partisipasi dalam tahap piloting.


“Hal ini menunjukkan komitmen Pemkot Yogyakarta dalam membangun budaya integritas di lingkungan ASN terus berjalan dengan baik,” katanya.


KPK menargetkan program tersebut dapat menjangkau lebih dari 5,8 juta ASN hingga tahun 2029. Dengan cakupan yang semakin luas, program ini diharapkan mampu memperkuat budaya integritas di seluruh instansi pemerintah, baik pusat maupun daerah.


Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengatakan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi Pemkot Yogyakarta dalam mendukung pengembangan dan implementasi awal program pembelajaran integritas berbasis digital yang diinisiasi KPK.


Menurutnya, penguatan integritas merupakan fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan pelayanan publik yang berkualitas.


“Program ini merupakan suatu terobosan baru karena dengan metode belajar e-learning, tetapi yang dipelajari adalah integritas yang harapannya bisa membangun karakter para ASN,” ujar Hasto.


Hasto berharap seluruh ASN di lingkungan Pemkot Yogyakarta tidak hanya mengikuti Program e-Learning ASN Berintegritas sebagai pemenuhan kewajiban administrasi, tetapi benar-benar menjadikan materi yang diperoleh sebagai pedoman dalam menjalankan tugas sehari-hari.


Ia menegaskan ASN harus mampu menjadi teladan dalam memberikan pelayanan yang jujur, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan reformasi birokrasi sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang memiliki integritas dan komitmen kuat terhadap pelayanan publik. (Fqh).

×
Berita Terbaru Update