Yogyakarta,ISUETERKININEWS.COM – Puncak arus balik libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dan Hari Lahir Pancasila terjadi pada Senin (1/6/2026). PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta mencatat sebanyak 56.898 penumpang menggunakan layanan kereta api jarak jauh di wilayah Daop 6 hingga pukul 11.00 WIB.
Jumlah tersebut terdiri dari 30.710 penumpang yang berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 6 dan 26.188 penumpang yang tiba di Yogyakarta serta sekitarnya. Angka tersebut diperkirakan masih akan bertambah karena penjualan tiket keberangkatan secara go show masih berlangsung hingga malam hari.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan tingginya jumlah pelanggan pada hari terakhir libur panjang menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk melakukan perjalanan arus balik.
"Pergerakan masyarakat yang menggunakan moda transportasi kereta api pada hari terakhir long weekend masih sangat tinggi. Berdasarkan data sementara, jumlah pelanggan yang berangkat hari ini meningkat hingga 100 persen dibandingkan hari Senin pada kondisi normal," kata Feni dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (1/6/2026).
Menurutnya, tingginya volume penumpang juga menunjukkan antusiasme masyarakat yang masih besar untuk bepergian menggunakan kereta api, baik untuk kembali ke kota asal setelah berlibur maupun melanjutkan aktivitas lainnya.
KAI Daop 6 memprediksi Senin (1/6/2026) menjadi puncak arus balik libur panjang Idul Adha dan Hari Lahir Pancasila. Hingga siang hari, jumlah keberangkatan dari wilayah Daop 6 telah mencapai lebih dari 30 ribu pelanggan.
Data tersebut menunjukkan pergerakan penumpang yang cukup berimbang antara keberangkatan dan kedatangan. Kondisi ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat selama periode libur panjang yang berlangsung sejak akhir pekan lalu.
Sejumlah stasiun utama di wilayah Daop 6 Yogyakarta mencatat volume penumpang tertinggi selama puncak arus balik.
Stasiun Yogyakarta menjadi stasiun dengan aktivitas tertinggi, dengan 17.180 penumpang berangkat dan 14.357 penumpang tiba. Sementara itu, Stasiun Lempuyangan melayani 5.490 penumpang berangkat dan 5.163 penumpang tiba.
Selanjutnya, Stasiun Solo Balapan mencatat 4.101 penumpang berangkat dan 3.794 penumpang tiba, disusul Stasiun Klaten dengan 1.486 penumpang berangkat dan 782 penumpang tiba.
Adapun Stasiun Purwosari melayani 913 penumpang berangkat dan 892 penumpang tiba, sedangkan Stasiun Wates mencatat 608 penumpang berangkat dan 473 penumpang tiba.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode libur panjang, KAI Daop 6 Yogyakarta mengoperasikan tujuh perjalanan kereta api tambahan.
Kereta tambahan tersebut melayani sejumlah relasi favorit masyarakat, seperti Yogyakarta–Surabaya Gubeng, Solo Balapan–Gambir, Yogyakarta–Gambir, Solo Balapan–Bandung, hingga Lempuyangan–Pasarsenen.
Langkah ini dilakukan untuk memberikan tambahan kapasitas sekaligus memperluas pilihan jadwal perjalanan bagi masyarakat selama masa libur panjang Idul Adha dan Hari Lahir Pancasila.
Di tengah tingginya mobilitas masyarakat pada masa arus balik, KAI Daop 6 mengimbau seluruh pelanggan untuk memperhatikan jadwal keberangkatan kereta api dan mengatur waktu perjalanan menuju stasiun dengan baik.
Kepadatan lalu lintas yang masih terjadi di sejumlah ruas jalan selama periode libur panjang berpotensi menyebabkan keterlambatan perjalanan menuju stasiun.
KAI juga mengajak masyarakat untuk terus memanfaatkan kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan ramah lingkungan. Pemesanan tiket dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, maupun kanal penjualan resmi lainnya.
Dengan tingginya jumlah penumpang pada hari terakhir libur panjang, kereta api kembali membuktikan perannya sebagai salah satu moda transportasi andalan masyarakat dalam mendukung mobilitas selama momen liburan nasional. (Fqh).

