Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

ICS 2026 Digelar Tiga Hari, Tampilkan Lebih dari 200 Kendaraan Custom di Yogyakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 | Agustus 22, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-22T09:49:11Z



Yogyakarta, ISUETERKININEWS.COM — Indonesian Custom Show (ICS) 2026 kembali digelar di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta. Tahun ini, penyelenggara memperpanjang durasi acara menjadi tiga hari dengan mengusung tema “Like Air”. Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers ICS 2026 di JEC, Jum'at (21/8/2026).


Perwakilan ICS, Aceng, mengatakan tema “Like Air” menggambarkan kebebasan dalam berkarya dan berekspresi di dunia custom.


“Like Air itu adalah karya yang tanpa batas. Seperti udara, dia bebas menyelami, mengarungi selub-belub yang ada di dunia custom,” kata Aceng.


Menurut penyelenggara, perpanjangan waktu dari dua menjadi tiga hari dilakukan seiring meningkatnya antusiasme pelaku dan penghobi otomotif custom.


Antusiasme tersebut juga terlihat dari jumlah kendaraan yang mengikuti proses pendaftaran. Dari sekitar 500 kendaraan yang mendaftar, penyelenggara melakukan kurasi dan memilih lebih dari 200 kendaraan custom untuk ditampilkan dalam ICS 2026.


Kendaraan yang lolos kurasi terdiri atas mobil dan motor. Proses kurasi dilakukan untuk menjaga kualitas karya yang ditampilkan kepada pengunjung.


Selain pameran kendaraan, ICS 2026 menghadirkan sejumlah program otomotif, termasuk drift show yang melibatkan pembalap profesional nasional seperti Danny Fabrito, Anindita Hidayat, Diva Zahra, dan Neska Udre.


Pengunjung juga dapat menyaksikan aksi stunt ride yang melibatkan sejumlah rider, di antaranya Mawar Tempuh dan Kingston Asia.


Hubungkan Otomotif dengan Fashion


ICS 2026 juga memperluas program ke sektor fashion melalui Build Your Style/Fit Your Style.


Program tersebut mengangkat konsep custom dalam dunia fashion sekaligus menunjukkan hubungan antara kendaraan, gaya hidup, dan identitas personal.


Sejumlah brand turut terlibat, antara lain Red Wing Shoes, G-Shock, Terror Garage Bandung, dan Deus. ICS juga menghadirkan mini fashion show dengan melibatkan builder, termasuk Om Binki dari Biker Station.


Dalam konferensi pers, Rifat menilai industri custom memiliki potensi untuk menjadi salah satu bagian dari perkembangan industri kreatif Indonesia.


Menurut dia, Indonesia memiliki kemampuan menghasilkan karya kreatif dan kerajinan tangan. Industri custom dinilai dapat menjadi ruang bagi builder lokal untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam menghasilkan karya otomotif.


“Industri custom merupakan satu industri yang bisa menjadi bibit perkembangan dunia otomotif itu sendiri,” kata Rifat.


Ia berharap karya-karya yang dihasilkan builder Indonesia dapat dikenal lebih luas hingga ke mancanegara.


Namun, Rifat juga menyoroti tantangan terkait penggunaan kendaraan hasil modifikasi di jalan raya. Menurutnya, diperlukan regulasi yang dapat memberikan ruang bagi kreativitas builder dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan ketentuan hukum.


“ICS sangat memberikan harapan bahwa seluruh hasil karya yang dibuat di Indonesia bisa dikenal dunia. Dan yang paling penting juga adalah bisa dinikmati di negara sendiri,” ungkapnya.


Dorong Kolaborasi dan Ekonomi Kreatif


Sementara itu, Nohan dari ICS mengatakan gelaran tersebut tidak hanya ditujukan sebagai ajang pamer kendaraan.


ICS juga menjadi ruang pertemuan bagi builder, komunitas, penghobi, pelaku industri, dan calon konsumen untuk bertukar ide serta membuka peluang kolaborasi.


“Harapannya ICS bisa menjadi tempat atau wadah bagi bagian itu tadi untuk saling bertemu, bertukar pikiran, sharing, kemudian akan menjadi sesuatu yang tentunya menggerakkan ekonomi,” terangnya.


Dengan konsep tersebut, ICS 2026 menempatkan industri custom sebagai bagian dari ekosistem yang lebih luas, mencakup otomotif, komunitas, fashion, dan industri kreatif.


Tema “Like Air” menjadi landasan penyelenggara untuk mendorong karya dan kreativitas builder Indonesia agar terus berkembang tanpa batas. (Fqh).

×
Berita Terbaru Update