Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Lavora Rilis “Pamit Rabi”, Angkat Kisah Cinta Kandas karena Tak Direstui Orang Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 | Mei 23, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-23T01:04:34Z



Yogyakarta, ISUETERKININEWS.COM — Grup pop dangdut asal Seyegan, Sleman, Yogyakarta, Lavora kembali meramaikan industri musik dangdut Jawa dengan merilis single terbaru berjudul “Pamit Rabi”. Lagu bernuansa patah hati tersebut mengangkat kisah hubungan asmara yang kandas akibat tidak mendapat restu orang tua.


“Pamit Rabi” menjadi rilisan ke-22 Lavora sejak grup tersebut berdiri pada 1 Juli 2020. Dalam proyek terbarunya, Lavora menggandeng penyanyi Ajeng Febria untuk menghadirkan interpretasi baru dari lagu yang sebelumnya dipopulerkan grup musik Xaluna.


Manager Lavora, Dika Fajar, mengatakan lagu tersebut dipilih karena memiliki kekuatan emosional yang dinilai dekat dengan pengalaman banyak pendengar.


“Lagu Pamit Rabi menceritakan tentang seorang laki-laki yang dipamiti menikah oleh pasangannya bersama orang lain karena tidak ada restu dari orang tua,” kata Dika saat dihubungi, Jumat (22/5/2026).


Menurut dia, keputusan membawakan ulang karya ciptaan Tatak Irwanto itu juga didasari kedekatan personal dengan karya-karya Xaluna yang telah lama didengarkannya.


“Saya memang sering mendengarkan karya-karya Xaluna dan menurut kami lagu-lagunya bagus serta layak dibawakan kembali, baik saat off-air maupun platform digital,” ungkapnya.


Dika memastikan proses produksi ulang lagu dilakukan secara profesional dengan terlebih dahulu mengurus perizinan resmi kepada pencipta lagu maupun publisher yang menangani katalog karya Xaluna.


“Kami komunikasi ke pencipta atau publisher yang meng-handle karya Xaluna untuk izin membawakan karyanya sesuai prosedur dan perjanjian yang disepakati. Alhamdulillah kami diberi izin membawakan di digital maupun off-air,” jelasnya.


“Pamit Rabi” menjadi lagu ketiga ciptaan Tatak Irwanto yang diaransemen ulang oleh Lavora setelah sebelumnya merilis “Ora Ngemis Bali” dan “Tamu Undangan”. Jika “Tamu Undangan” berkisah tentang seseorang yang menerima undangan pernikahan mantan kekasih, “Pamit Rabi” menghadirkan cerita hubungan yang berakhir karena benturan restu keluarga.


Tema tersebut dinilai masih relevan dengan tren musik dangdut Jawa yang terus berkembang di berbagai platform digital. Lagu-lagu dengan lirik sederhana, emosional, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari dinilai memiliki daya tarik kuat bagi pendengar lintas usia.


Sejak berdiri pada 2020, Lavora terus menunjukkan perkembangan di industri musik dangdut Jawa. Grup yang digawangi Tadeus Waseso (vokal), Alifadhi (drum), Emilian Dwi (lead gitar), Rijal Rasyid (rhythm), Rifqi Arief (kendang), Ifan Ahmad (bass), dan Ryan Maulana (keyboard) itu telah merilis 22 lagu dengan total lebih dari 400 juta penonton dan sekitar 450 ribu pelanggan di YouTube.


Melalui perilisan “Pamit Rabi”, Lavora berharap lagu tersebut dapat menjadi representasi bagi pendengar yang memiliki pengalaman serupa.


“Semoga lagu Pamit Rabi bisa mewakili beberapa pendengar yang kisahnya sama seperti di lagu ini, dan semoga bisa menemani hari-hari kalian,” ucap Dika.


Di tengah persaingan industri musik digital yang semakin ketat, konsistensi Lavora menghadirkan lagu-lagu bertema keseharian memperlihatkan bagaimana dangdut Jawa kini semakin berkembang sebagai bagian dari arus utama musik populer nasional. (Fqh).

×
Berita Terbaru Update