Yogyakarta, ISUETERKININEWS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengunjungi Pasar Ngasem, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Jum'at (17/7/2026), di sela rangkaian kunjungan kerjanya. Kunjungan tersebut menjadi wujud perhatian pemerintah terhadap penguatan ekonomi kerakyatan, pelestarian budaya, serta pembangunan sumber daya manusia.
Dalam kunjungan tersebut, Menkeu menyusuri lorong-lorong Pasar Ngasem yang merupakan salah satu pasar tradisional di kawasan Sumbu Filosofi Yogyakarta. Menkeu berinteraksi langsung dengan para pedagang dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk melihat aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus mendengarkan perkembangan usaha yang mereka jalankan.
Menkeu juga menikmati berbagai kuliner tradisional khas Yogyakarta, di antaranya jenang campur, soto, sate, wedang sereh jeruk, dan bakpia. Pada kesempatan tersebut, Menkeu memberikan apresiasi kepada para pelaku usaha yang terus menjaga kualitas produk dan melestarikan kekayaan kuliner tradisional sebagai bagian dari identitas budaya sekaligus daya tarik wisata Yogyakarta.
Usai mengunjungi Pasar Ngasem, Menkeu menyempatkan diri menyapa siswa-siswi SDN Lempuyangan I yang tengah mengikuti penutupan rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Menkeu berdialog dengan para siswa, guru, serta orang tua dan memberikan motivasi agar para pelajar senantiasa rajin belajar, berani bercita-cita, serta menghormati guru dan orang tua.
"Adik-adik semua harus belajar rajin, supaya jadi pintar semua, supaya kita bisa maju bareng-bareng. Karena enggak ada murid yang pintar sebetulnya, yang ada adalah murid yang rajin atau tidak. Jadi nanti yang menentukan masa depan adik-adik adalah ketekunan adik-adik dalam mengumpulkan ilmu," ujar Purbaya.
Menkeu menegaskan bahwa ketekunan dalam belajar merupakan fondasi penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang unggul. Generasi muda diharapkan terus mengembangkan potensi diri sebagai bekal untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
Kunjungan ke Pasar Ngasem menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat, memperkuat ekonomi kerakyatan melalui dukungan terhadap UMKM dan pasar tradisional, melestarikan budaya lokal, serta mendorong lahirnya generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, dan siap menyongsong Indonesia maju. (Fqh).

