Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Antisipasi Kegawatdaruratan Pengajian Akbar HUT ke-79, Pemkot Yogyakarta Siagakan 28 Ambulans

Sabtu, 13 Juni 2026 | Juni 13, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-13T15:15:26Z


Yogyakarta, ISUETERKININEWS.COM – Pemerintah Kota Yogyakarta menyiagakan 28 unit ambulans untuk mengantisipasi potensi kegawatdaruratan medis saat Pengajian Akbar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Pemkot Yogyakarta di halaman Stadion Mandala Krida, Minggu (14/6/2026) malam.


Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Waryono, mengatakan ambulans tersebut disiapkan karena kegiatan diperkirakan akan dihadiri ribuan jamaah. Sebanyak 28 ambulans yang diterjunkan terdiri atas 15 tim ambulans Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta dan 13 tim ambulans swasta.


"Standby di lapangan, di titik VIP di dalam itu ada lima ambulans. Jadi tiga nanti di samping panggung untuk yang VIP, kemudian yang dua di dalam sebelah barat," ujar Waryono saat dihubungi, Jum'at (12/6/2026).


Selain ditempatkan di area dalam Stadion Mandala Krida, ambulans juga disiagakan di sejumlah ruas jalan sekitar lokasi kegiatan, antara lain Jalan Tunjung, Jalan Soka, Jalan Kapas, dan Jalan Sukonandi. Sejumlah ambulans lainnya ditempatkan di posko Dinas Kesehatan DIY sebagai dukungan dari sisi timur kawasan acara.


Menurut Waryono, setiap unit ambulans diperkuat lima tenaga kesehatan. Pengamanan kesehatan juga melibatkan Pramuka Saka Bhakti Husada, relawan kesehatan, dan personel Satpol PP.


Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta juga telah menyiapkan fasilitas rujukan apabila terjadi kondisi medis yang membutuhkan penanganan lanjutan. Sedikitnya 12 rumah sakit telah dikoordinasikan untuk menerima pasien rujukan, di antaranya RSUD Kota Yogyakarta, RS Pratama Kota Yogyakarta, RS Happyland, RSI Hidayatullah, RS Bethesda Lempuyangwangi, RS Bethesda, RS Panti Rapih, dan RSUP Dr. Sardjito.


Selain rumah sakit, tiga puskesmas yakni Puskesmas Gondokusuman I, Puskesmas Pakualaman, dan Puskesmas Danurejan II akan difungsikan sebagai posko kesehatan darurat selama kegiatan berlangsung.


"Untuk pembiayaan kegawatdaruratan semuanya dibackup oleh Jamkesda. Seperti PSC 119 satu kali dua puluh empat jam sesuai ketentuan yang berlaku," ungkapnya.


Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis Public Safety Center (PSC) 119 Yogyakarta Emergency Service (YES), Dadan Andriyanto, mengatakan pihaknya menyiagakan satu ambulans di lokasi acara sebagai bagian dari 28 ambulans yang bertugas di bawah koordinasi Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta. Selain itu, PSC 119 YES juga menyiapkan tiga ambulans cadangan di posko PSC.


Dadan menyebut sejumlah kondisi yang berpotensi terjadi selama kegiatan berlangsung antara lain kelelahan, pingsan, dan gangguan pernapasan.


"Semua ambulans yang bertugas sudah dilengkapi dengan peralatan oksigen dan obat-obatan," kata Dadan.


Pemkot Yogyakarta juga menyiapkan akses mitigasi dan jalur evakuasi guna memastikan mobilitas ambulans tidak terhambat selama berlangsungnya pengajian akbar yang diperkirakan dihadiri ribuan peserta. Dengan dukungan armada ambulans, tenaga kesehatan, dan fasilitas kesehatan rujukan, pemerintah berharap penanganan medis dapat dilakukan secara cepat apabila terjadi keadaan darurat. (Fqh).

×
Berita Terbaru Update